Kamis, 23 Jul 2026
Karlahut di Titi Akar
Kapolda Riau : Akan Turunkan Saksi Ahli, Sebelum Tetapkan Tersangkanya
admin : Erwin
Selasa, 28 Jan 2020 13:44
Tim
Bengkalis - Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, pada Senin 27 Januari 2020 lalu turut berjibaku melakukan pemadaman titik api di wilayah Kabupaten Bengkalis. Tepatnya di Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara.
Kapolda Riau yang didampingi oleh Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Riau Kombes Pol Rahmat Hidayat, dan Dansat Brimob Polda Riau Kombes Abdul Hasyim, sebelumnya terpantau menuju lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Titi Akar, Pulau Rupat tersebut dengan menggunakan sebuah helikopter.
Selain ikut memadamkan api yang membakar lahan gambut hingga baju dan celana Pakaian Dinas Lapangan (PDL) dikenakannya ikut basah oleh keringat serta air, Kapolda Irjen Pol Agung juga ikut makan nasi bungkus bersama dengan Tim Pemadam Karhutla lainnya di lokasi bekas terbakar.
Atas peristiwa Karhutla itu, Kapolda Riau dengan tegas mengatakan akan menurunkan saksi ahli di lokasi Desa Titi Akar yang terbakar.
"Melihat fakta-fakta dilapangan, kita akan lakukan proses penegakan hukum. Namun sebelumnya kita akan turunkan saksi ahli ke lokasi di Desa Titi Akar yang terbakar. Setelah itu, menetapkan tersangkanya," tegas Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi.
"Kita pantau dari atas, pembalakan liar (illegal logging) terjadi di kawasan hutan. Pohon dengan tegakkan kayu yang masih bagus tersebut kemudian ditebang secara ilegal, setelah rata dengan tanah, lalu dibakar dan setelah itu ditanami kelapa sawit usai padam. Ini keblinger. Ayo Kita Lawan!!," ajak Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, dengan nada geram.
Pola-pola seperti ini, tuturnya kemudian, memicu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selama ini. Penjarahan kayu di kawasan hutan tersebut dilakukan secara sistematis.
Karhutla di wilayah Titi Akar sudah memasuki hari ke 17. Yang mana Tim Pemadam Karhutla yang dipimpin Kapolres Bengkalis, AKBP Sigit Adiwuryanto, sangat berupaya keras memadamkan api di Pulau Rupat dan Bengkalis.
Dan, usaha tersebut mulai terbantu dengan inovasi Polda Riau dengan membuat aplikasi dashboard Lancang Kuning. Di dalam aplikasi tersebut memuat titik api, personel, peralatan, virtual account, dan lainnya.
-win-
komentar Pembaca