Senin, 27 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Ada Harimau Sumatera Di GS 5 Minas, Ini Tanggapan Manager Corporate Communication PT.CPI

Ada Harimau Sumatera Di GS 5 Minas, Ini Tanggapan Manager Corporate Communication PT.CPI

Rabu, 07 Agu 2019 13:04
int
Foto Ilustrasi
Minas - PT Chevron Pacific Indonesia (PT CPI) mengonfirmasi bahwa pada hari Rabu, 7 Agustus 2019 sekitar pukul 06.00 WIB seekor harimau terlihat di Gathering Station 5 Minas.

Terkait hal tersebut, pihak PT.CPI melalui Manager Corporate Communication, Sonitha Poernomo, melalui press rilisnya menyampaikan bahwa untuk keselamatan karyawan, saat ini seluruh aktifitas diluar ruangan di GS 5 tersebut ditunda. Dan apabila harus meninggalkan GS, wajib menggunakan kendaraan.

"Dan untuk keselamatan satwa tersebut, PT CPI telah berkoordinasi dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau, sebagai pihak yang berwenang dan memiliki keahlian, untuk penanganan lebih lanjut, "katanya.

Harimau Sumatera termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered). PT. CPI terus melestarikan lingkungan di sekitar wilayah operasi dengan tidak menebang hutan dan memberikan ruang untuk kehidupan satwa liar.

Selain menyampaikan keterangan tersebut, Sonitha juga menyampaikan bahwa sejak Tahun 2014, PT CPI telah bekerja sama dengan BKSDA melakukan studi terkait harimau sebagai salah satu upaya menghindari konflik dengan harimau dan taat terhadap peraturan terkait kelestarian alam. Di tahun 2019, Chevron juga sudah berkoordinasi dengan BKSDA untuk melakukan monitoring terkait dengan dugaan adanya harimau di wilayah Minas berdasarkan laporan masyarakat.

"PT CPI senantiasa menempatkan prinsip dan menerapkan standar yang tinggi keselamatan di tempat kerja di manapun beroperasi, termasuk kepada para mitra kerjanya. Prosedur dasar untuk langkah antisipasi terhadap paparan resiko berjumpa dengan harimau di area operasi antara lain, sebelum turun dari mobil untuk melakukan aktifitas, pastikan keadaan di sekeliling area kerja aman, putari area tersebut sambil membunyikan klakson, "terangnya.

Masih Sonitha, "dan apabila menjumpai harimau kita harus tetap tenang, berdiri sambil menatap kaki harimau (hindari menatap langsung mata harimau), mundur perlahan tanpa membalikan badan, tetap menatap ke arah harimau, bergerak menuju ke pintu mobil yang terbuka, tutup pintu dan pergi. Serta pandangan tetap fokus dan perhatikan ke sekeliling area untuk menjaga kemungkinan adanya hewan lain, "tutup Sonitha Poernomo.
-win/pgva-
Peristiwa
Berita Terkait
  • Kamis, 05 Des 2019 01:04

    Modal Tarigan Diduga Sebar "Hoax" Soal Perceraian EP Dengan Suaminya

    MEDAN | Lagi Lagi , Modal (MT) menjadi Sorotan Sejumlah Media , Kemarean soal tudingan dugaan perselingkuhan nya dengan seorang wanita inisial EP . Namun kali ini , MT kembali di Flow Up ke

  • Rabu, 04 Des 2019 20:28

    Ustaz Abdul Somad Gugat Cerai Istrinya

    PEKANBARU-Ustaz Abdul Somad Batubara (UAS) menggugat cerai istrinya. Istri UAS, Mellya Juniarti, membenarkan gugatan cerai dari suaminya. Dilansir dari detik.com, Informasi ini dibenarkan istri UAS, M

  • Rabu, 04 Des 2019 18:58

    ITA Riau Akan Buka Wisata Alam Di Kampar

    PEKANBARU - Ikatan Trail Adventure (ITA) Riau, akan membuka Wisata Alam Riau Dua (WAR2) dengan seluruh Koordinator Wilayah (Korwil) se-Provinsi Riau. Acara akan digelar, Minggu (8/12) mendatang t

  • Rabu, 04 Des 2019 18:52

    Polsek Rokan IV Koto Lakukan Pencari Balita Yang Hanyut

    ROKAN HULU - Polisi Sektor (Polsek) Rokan IV Koto Resort Rokan Hulu turun langsung membantu mencari seorang anak laki-laki yang Hanyut saat mandi sambil mencari ikan dengan menggunakan Tangkuo (Alat p

  • Rabu, 04 Des 2019 17:40

    Wartawan Pelalawan Berduka, Supendi Wafat

    PELALAWAN-Kepergian Wartawan Haluan Riau, Supendi  memberikan duka yang mendalam bagi insan Pers kususnya  di Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau.Supendi  berpulang di usianya yang ke 39

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki