Senin, 27 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Bentrok Warga dengan Perguruan Silat Penyebab Massa Rusak Rumah di Banyuwangi

Peristiwa

Bentrok Warga dengan Perguruan Silat Penyebab Massa Rusak Rumah di Banyuwangi

Rabu, 07 Agu 2019 09:18
Detik.com
Massa diduga dari perguruan silat
BANYUWANGI - Aksi massa yang anarki merusak rumah warga di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi. Aksi ini dipicu kesalahpahaman warga dengan massa yang diduga dari perguruan silat beberapa hari yang lalu.

Kepala Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo Samsudin mengatakan aksi perusakan merupakan buntut dari konvoi yang berujung bentrok di Desa Sukorejo. Sebuah perguruan silat menggelar konvoi motor yang dinilai warga sangat mengganggu pengguna jalan dan kenyamanan warga. Saat itu warga yang resah dengan adanya konvoi itu kemudian berkumpul di sekitar balai desa Sukorejo.

"Aktivitas pawai motor itu sangat meresahkan warga. Warga marah sejak di persimpangan Polsek Bangorejo. Tidak hanya warga sini (Sukorejo) saja. Tapi sopir truk dan pengguna jalan berhenti di sini mengadang pawai itu," ujarnya kepada detikcom, Rabu (7/8/2019).

Warga sebelumnya juga sudah menegur aksi konvoi motor itu. Mereka meminta agar konvoi itu tidak menimbulkan kebisingan dan kemacetan jalan. Namun teguran itu malah membuat marah peserta konvoi. Mereka kemudian memblokade jalan dan menantang warga sekitar yang berkumpul di dekat balai desa.

"Entah itu acara apa. Tapi saat ditegur mereka malah marah dan memblokade jalan dengan motor. Selain itu juga mereka memancing emosi warga," tambahnya.

Warga yang geram kemudian menyerang aksi konvoi tersebut. Aksi bentrok pun tak bisa dielakkan. Warga melempar batu ke massa yang konvoi hingga mengakibatkan 3 orang anggota konvoi mengalami luka-luka. Beberapa warga juga mengalami luka.

"Memang ada luka dari anggota perguruan silat. Luka kena lemparan batu ada 3 orang. Kemudian hal itu dilaporkan ke aparat kepolisian. Nah kemarin malam itu mereka sebenarnya datang ke Polsek Bangorejo menuntut agar segera menangkap pelaku yang melukai anggota mereka. Tapi tidak tahunya, setelah itu datang ke desa kami dan keliling meneror warga," tambah Samsudin.

Ratusan orang yang diduga dari salah satu perguruan pencak silat menyerang puluhan rumah warga di Desa Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi. Massa yang membawa pentungan dan batu mengendarai motor dan melakukan sweeping di rumah warga.

Kejadian perusakan ini terjadi sekira pukul 00.00 WIB, Rabu (7/8/2019). Massa berkeliling desa dengan menggeber gas motor. Suara bising motor membuat warga di Desa Sukorejo takut untuk keluar rumah. Tak hanya menggeber motor, mereka juga sweeping, menggedor, dan merusak rumah warga setempat.


(detik.com)
Peristiwa
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Jul 2026 11:47

    Senyum Itu Akhirnya Kembali, TMMD Hadirkan Air Bersih, Warga Tak Lagi Hidup Dalam Krisis Air

    Halmahera Timur-Keberhasilan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore menemukan dan mengebor sumber mata air yang sangat tawar serta layak dikonsumsi menjadi kabar yang memb

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:51

    Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan

    PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:28

    Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla

    PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:20

    Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia

    JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:19

    Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan

    JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki