Sabtu, 25 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Diduga Overdosis Miras, Juru Parkir Tewas Usai Nonton Wayang

Peristiwa

Diduga Overdosis Miras, Juru Parkir Tewas Usai Nonton Wayang

detik.com
Senin, 30 Sep 2019 15:43
detik.com
Jombang - Seorang juru parkir Pasar Peterongan, Jombang tewas berlumuran darah di kamar rumahnya. Berdasarkan hasil autopsi, korban tewas akibat kebiasaan buruknya menenggak minuman keras.

Korban adalah Ujud Pujiono (38), warga Desa Mancar, Kecamatan Peterongan, Jombang. Sehari-hari ujud menjadi tukang parkir di Pasar Peterongan.

Korban pertama kali ditemukan tewas oleh kakak iparnya, Supiah (43) pada Minggu (29/9) sekitar pukul 17.00 WIB. Korban tewas di atas tempat tidurnya. Keluar darah dari mulut dan hidung Ujud. Juga terdapat luka lecet di dagu sebelah kanan.

Melihat adiknya tewas, Supiah lantas melapor ke polisi. Petugas telah melakukan olah TKP, meminta keterangan sejumlah saksi dan mengevakuasi mayat Ujud ke RSUD Jombang.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan pihaknya telah menerima hasil autopsi korban. Menurut dia, Ujud tewas akibat overdosis alkohol. Ditambah lagi korban mempunyai penyakit jantung koroner.

"Korban alkoholik, saluran nafas, saluran makan sampai lambung bau khas minuman keras. Tiap hari dia konsumsi miras. Juga ada riwayat jantung koroner. Akhirnya jantung tidak kuat sehingga pecah pembulu darah ke jantungnya," kata kasat saat dihuhungi detikcom, Senin (30/9/2019).

Tidak hanya autopsi, lanjut kasat, pihaknya juga mengirim sampel isi lambung dan darah korban ke Labfor Surabaya. Sampel tersebut akan diuji di laboratorium untuk memastikan korban tewas akibat overdosis alkohol.

Ia membenarkan saat ditemukan tewas, Ujud dalam kondisi berlumuran darah. Menurut dia, darah keluar dari hidung dan mulut korban akibat pembuluh darah jantung pecah. Sementara luka lecet pada dagu kanan korban dipastikan akibat terjatuh dari sepeda motor.

"Korban jatuh dari motornya saat pulang dari nonton wayang di Alun-Alun Jombang pada Kamis (26/9). Luka itu tidak menjadi penyebab meninggalnya korban," terangnya.



Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:51

    Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan

    PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:28

    Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla

    PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:20

    Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia

    JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:19

    Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan

    JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:18

    Bela Google Terkait Denda Rp18 Triliun, Trump Ancam Tarif Baru untuk Uni Eropa

    JAKARTA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membela perusahaan teknologi Google yang baru saja dijatuhi sanksi denda senilai 890 juta euro atau 1 miliar dolar AS oleh Uni Eropa. Denda yang setara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki