Sabtu, 18 Apr 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Harimau Masuk Permukiman Benteng Hulu, Warga Siak Desak Tindakan Nyata

Berita

Harimau Masuk Permukiman Benteng Hulu, Warga Siak Desak Tindakan Nyata

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 10 Feb 2026 08:44
(FotoGoriau.com)
SIAK â€" Rasa aman warga Kampung Benteng Hulu, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, terusik hebat. Kehadiran seekor harimau sumatera yang berkeliaran bebas di area permukiman membuat aktivitas harian masyarakat nyaris lumpuh. Ketakutan memuncak setelah kamera pengawas (CCTV) milik salah satu warga merekam jelas pergerakan 'Datuk Belang' tersebut tepat di pekarangan rumah.

Rekaman CCTV pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 22.00 WIB memperlihatkan predator puncak itu melintas santai di belakang rumah Dewi Rahayu. Jarak yang sangat dekat dengan hunian membuat Dewi dan keluarganya trauma, terlebih fasilitas sanitasi mereka berada terpisah dari bangunan utama.

"Sejak harimau itu terlihat jelas, kami makin takut keluar malam. Masalahnya kamar mandi dan toilet ada di luar, posisinya dekat kandang angsa. Rasanya nyawa terancam setiap saat," keluh Dewi kepada awak media.

Ancaman ini bukan isapan jempol semata. Warga lainnya, Masruri, sebelumnya telah menjadi korban kerugian materi. Dua ekor kambing peliharaannya raib tanpa jejak, diduga kuat menjadi santapan si raja hutan. Kini, Masruri terpaksa begadang setiap malam, berjaga demi keselamatan keluarga dan sisa ternaknya. Rutinitas ekonominya sebagai peternak dan petani pun terganggu total.

"Jujur kami sangat resah. Mau cari rumput untuk pakan ternak saja was-was, tetangga juga takut pergi ke kebun untuk memanen. Ekonomi kami bisa macet kalau kondisi mencekam begini terus berlanjut," ungkap Masruri.

Masruri menyayangkan lambannya penanganan konkret dari pihak berwenang. Meski laporan sudah dilayangkan ke pemerintah kecamatan, TNI, Polri, hingga Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, solusi yang diberikan dinilai belum menyentuh akar masalah. Pemasangan kamera jebak (*camera trap*) oleh petugas dianggap tidak cukup untuk meredakan teror yang dirasakan warga.

"Memang petugas sudah turun dan pasang kamera trap, tapi cuma sekadar itu saja. Belum ada upaya nyata untuk menangkap atau memindahkan harimau itu kembali ke habitat aslinya. Kami butuh evakuasi segera, bukan sekadar pantauan," tegasnya dengan nada kecewa.

Menanggapi keresahan yang meluas, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Siak, Novendra Kasmara, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan BBKSDA Riau. Ia mengakui bahwa kewenangan penuh penanganan satwa dilindungi berada di tangan balai konservasi tersebut, namun pihaknya terus memantau situasi di lapangan.

"Kami sudah turun langsung ke lokasi bersama aparat untuk menenangkan warga dan memberi imbauan waspada. Koordinasi dengan BBKSDA sudah dilakukan karena ini ranah teknis mereka. Kami mendesak agar segera ada langkah konkret evakuasi agar konflik satwa dan manusia ini tidak sampai memakan korban jiwa," jelas Novendra. (Grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.