Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Karhutla Riau Meluas, BPBD Damkar Segera Usulkan Teknologi Modifikasi Cuaca

Berita

Karhutla Riau Meluas, BPBD Damkar Segera Usulkan Teknologi Modifikasi Cuaca

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 09 Feb 2026 09:19
(FotoGoriau.com)
PEKANBARU â€" Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) mulai bergerak cepat merespons kian meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah strategis yang akan diambil adalah mengusulkan bantuan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) serta armada helikopter water bombing kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kabid Kedaruratan BPBD Damkar Riau, Jim Gafur, menjelaskan bahwa intervensi hujan buatan sangat mendesak dilakukan karena intensitas hujan di Bumi Lancang Kuning mulai menyusut. Berdasarkan data BMKG, penurunan curah hujan paling signifikan terjadi di wilayah pesisir.

"Pada bulan Februari ini curah hujan mulai berkurang terutama di daerah pesisir. Karena itu kami akan mengajukan bantuan TMC," jelas Jim Gafur, Minggu (8/2/2026).

Selain memicu hujan buatan, keberadaan helikopter pemadam juga menjadi prioritas. Hal ini mengingat banyak titik api yang berada di lokasi sulit, sehingga tidak memungkinkan untuk dijangkau oleh personel Satgas darat. Selain armada pengebom air, pihaknya juga memerlukan helikopter patroli untuk memantau titik koordinat api secara rutin.


Namun, Jim Gafur menegaskan bahwa pengajuan bantuan ke pemerintah pusat memiliki syarat administrasi yang harus dipenuhi, yakni penetapan status siaga darurat karhutla tingkat provinsi. Saat ini, pihaknya tengah menunggu inisiatif dari pemerintah kabupaten dan kota untuk menetapkan status serupa di wilayah masing-masing sebagai dasar hukum kenaikan status di level provinsi.

"Sebelum mengajukan bantuan, kita harus menetapkan status siaga darurat karhutla terlebih dahulu. Jika sudah ada kabupaten atau kota yang menetapkan, maka selanjutnya akan ditetapkan status tingkat provinsi," tambahnya.

Hingga saat ini, tercatat ada lima wilayah yang sedang berjuang melawan si jago merah, yakni Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Pelalawan, dan Kota Dumai. Proses pemadaman dan pendinginan terus dilakukan oleh tim gabungan yang juga mendapat dukungan dari pihak swasta guna mencegah api merambat lebih luas di kawasan tersebut.(Grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.