Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Kematian Satu Karyawan PKS PT. Tian Tujuh Puluh Utama Akibat dari Kecelakaan Kerja Diduga Ditutupi Perusahaan

Polisi Masih Lakukan Pemeriksaan

Kematian Satu Karyawan PKS PT. Tian Tujuh Puluh Utama Akibat dari Kecelakaan Kerja Diduga Ditutupi Perusahaan

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 07 Feb 2023 13:53
Screenshot/spiritriau.com
Salah satu korban kecelakaan kerja PKS. PT. Tian Tujuh Puluh Utama saat dirawat di salah satu rumah sakit. Tampak tubuh korban kehitaman diduga luka bakar akibat uap panas dari rebusan buah Kelapa Sawit.
ROKANHILIR - Tewasnya satu karyawan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Tian Tujuh Puluh Utama diduga sempat ditutupi pihak perusahaan dari Kepolisian.

Pasalnya, hampir dua sepekan setelah kejadian pihak kepolisian baru mengetahui peristiwa yang akhirnya menewaskan satu pekerja dan dua luka berat saat melakukan pekerjaan di PKS tersebut.

Setelah mengetahui peristiwa itu, pihak kepolisian dari Polsek Bagan Sinembah Polres Rokan Hilir melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) pada Minggu (5/2/2023) sekira pukul 20.30 WIB di lokasi, tepatnya di Jalinsum KM 39 Kepenghuluan Balai Jaya Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir.

Satu dari Tiga korban dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat di salah satu Rumah Sakit di Pekanbaru pada Minggu (5/2/2023) kemarin.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Bagan Sinembah Kompol Jhon Firdaus melalui Kanit Reskrim IPTU Ferlanda Oktora kepada wartawan, Selasa (6/2/2023).

"Peristiwa kecelakaan kerja itu terjadi pada Kamis (26/1/2023) sekira pukul 16.00 WIB lalu, baru kita ketahui Minggu kemarin dan langsung kita olah TKP," ungkap Ferlanda.

Ketiga korban masing-masing bernama Jerry Besly Hasibuan (31) karyawan bidang Sterilizer kondisi meninggal dunia, Andi Siahaan (41) jabatan Asisten Maintenance kondisi luka berat dan Rahmad Fauli Sirait (22) pekerja kontraktor kondisi luka berat.

Dari olah TKP tersebut, rangkaian kecelakaan kerja itu bermula pada Kamis (26/1/2023) sekira pukul 16.00 WIB, saat itu korban Jerry Besly Hasibuan dan Rahmad Fauli Sirait sedang melakukan pekerjaan pengolahan buah kelapa sawit di bagian rebusan (Sterilizer).

Dikarenakan panel tekanan pada bagian atas menunjukkan angka Nol (0), kemudian Andi Siahaan membuka ring mengeluarkan steam (uap panas). Setelah ring terbuka, kemudian terjadi semburan dan ledakan yang mengakibatkan ketiga pekerja mengalami luka-luka.

Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Balai Jaya yang selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Ibunda Bagan Batu.

Selanjutnya Jerry dan Andi dirujuk ke salah satu Rumah Sakit yang ada di Pekanbaru dan pada Minggu (5/2/2023) Jerry dinyatakan meninggal dunia selanjutnya jenazah dibawa ke rumah duka di daerah Sei Rampah, Sumatera Utara.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan belum menetapkan siapa yang paling bertanggungjawab atas kecelakaan kerja tersebut.

"Sabar ya, saat ini masih kita lakukan proses pemeriksaan lebih lanjut," tutupnya. (ded)
komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.