Monyet liar warna abu-abu itu ditangkap di sekitar lokasi bocah perempuan berusia tujuh diserang binatang omnivora hingga mengalami luka parah di paha, betis, punggung, dan tangan.
"Monyet itu akan kami bawa ke kantor BKSDA untuk dikarantina setelah itu dilepasliarkan kembali ke habitatnya," kata dia.
Menurutnya, monyet yang melukai anak kecil ini berasal dari kawasan perbukitan yang berbatasan dengan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
Setiap musim kemarau, monyet ekor panjang ini kerap turun turun gunung untuk mencari makanan karena sumber makanan satwa liar itu habis akibat mengalami kekeringan.
"Biasanya pada musim kemarau makanan di atas gunung dan hutan sulit didapat, jadi binatang ini turun gunung," ungkap Sudrajat.
Keberadaan monyet liar ini meresahkan warga khususnya anak-anak di Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor. Apalagi, monyet tersebut telah menyerang seorang anak perempuan bernama Elis Susilawah hingga mengalami luka-luka.
"Monyet ini sangat buas. Setelah tertangkap dalam kandang jebakan pun masih terus mau menyerang siapapun yang mendekatinya," terang Plt Kades Kalong Sawah, Tata.
Untuk mencegah kejadian serupa, pihak kepolisian kemudian meminta bantuan petugas BKSDA memburu monyet-monyet yang tengah kelaparan itu.