Senin, 27 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Polisi Lacak Bahan Oplosan Miras yang Renggut Nyawa 5 Orang di Solo

Peristiwa

Polisi Lacak Bahan Oplosan Miras yang Renggut Nyawa 5 Orang di Solo

detik.com
Jumat, 13 Sep 2019 12:37
detik.com
Solo - Polisi mengungkap kasus kematian lima orang warga akibat minuman keras (miras) oplosan. Miras tersebut dioplos dari beberapa bahan, mulai dari alkohol hingga bahan jamu.

"Ada alkohol 96 persen, air mineral, air buah kawis, pewarna dan aroma makanan, serta jamu pahitan, seperti adas pulowaras, kayu secang dan kapulogo," kata Kapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai saat jumpa pers di Satreskrim Polresta Surakarta, Jumat (13/9/2019).

Dari bahan-bahan tersebut, polisi masih belum mengetahui penyebab kematian lima orang tersebut. Pihaknya masih menunggu hasil laboratorium dari sampel miras itu.

"Belum tahu bahan mana yang menyebabkan kematian. Ini kami masih menunggu hasil lab keluar," ujarnya.

Polisi menahan seorang pelaku yang menjual miras oplosan, yakni Sigit Seno Susanto (46), warga Mojolaban, Sukoharjo. Dia menyerahkan diri pada Rabu (11/9).

Sigit mengaku tidak hanya sekali meracik miras oplosan. Namun sudah lama dia tidak lagi meracik miras sejak tinggal di Bekasi.
"Dulu pernah, tapi tidak ada korban. Setelah di Bekasi, saya sudah tidak pernah meracik lagi. Baru kemarin bikin lagi karena ada yang pesan," kata Sigit.

Sigit memiliki warung kelontong, namun dia juga sesekali menjual miras secara diam-diam. Dia mengaku belajar sendiri dalam mengoplos miras.

"Belajar sendiri. Tidak ada yang mengajari," ujarnya.

Seperti diberitakan, enam orang berpesta miras di tepi Bengawan Solo, Kelurahan Sewu, Jebres, Solo pada Minggu (8/9) dan Senin (9/9). Setelah pulang ke rumah, beberapa peminumnya merasa sakit dan berobat ke rumah sakit.

Lima orang kemudian satu per satu meninggal dunia. Mereka adalah Budiyono alias Ateng dan Agimailanto, warga Sangkrah, Pasar Kliwon, Solo.

Kemudian Joko Semedi dan Supardi alias Klowor yang merupakan warga Mojolaban, Sukoharjo. Serta Pudiharto alias Iput, warga Jaten, Karanganyar. Satu peminum lainnya, Dian Septianto masih hidup.
sumber: detik.com

Peristiwa
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Jul 2026 11:47

    Senyum Itu Akhirnya Kembali, TMMD Hadirkan Air Bersih, Warga Tak Lagi Hidup Dalam Krisis Air

    Halmahera Timur-Keberhasilan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore menemukan dan mengebor sumber mata air yang sangat tawar serta layak dikonsumsi menjadi kabar yang memb

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:51

    Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan

    PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:28

    Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla

    PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:20

    Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia

    JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:19

    Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan

    JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki