Sudah 20 hari, Beras Raskin Desa Bantan Sari Baru Dibagikan
Laporan : Sabri
Minggu, 24 Jan 2016 13:50
sementara menurut keterangan sekretaris desa Sumarni beberapa waktu lalu ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa beras raskin tersebut sebagian sudah dibagikan untuk bulan ke 13 dan 14 kepada warga yang tidak punya nama sebagai penerima raskin.
Begitu juga menyangkut honor satgas sudah diterima untuk tiga bulan pertama, ke enam dan terakhir sebesar Rp. 1.410.000, Sumarni juga membantah jika ada isu yang mengatakan bahwa beras tersebut dibagi - bagi ke sesama oknum pemerintah desa.
" Masalah isu beras raskin nasional dan beras otonomi itu tidak benar kalau ada tak di sampaikan cuma saja beras ke 13,14 itu kita bagi kepada warga yang tak punya nama sebagai penerima raskin, kalau tak percaya kita lihat saja di Desa masih ada sisa yang belum sempat kita bagikan bukan kami bagi bagi," bantah Sumarni.
Lanjut dia, ia juga termasuk satgas raskin di desa Bantan Sari serta dua orang temannya , Salim dan Nanang. " Jumlah penerima raskin nasional 53 kepala keluarga ( kk ) penerima raskin otonomi 34 kepala keluarga ( kk ) sudah kita terima semua untuk tahun 2015 kemaren. Mengenai honor satgas juga sudah kita terima tiga bulan pertama sebesar 470.000, kedua untuk enam bulan 470.000 dan tiga bulan terahir juga 470.000 total 1.410.000 kalau ada lebih dari jumlah tersebut kami tidak tau," jelas Sumarni.
Sementara itu, terkait persoalan keterlambatan pembagian beras raskin dan ketidak setujuan penerima nama jika bagian mereka dibagikan kepada orang yang tidak ada nama atas sewenang desa diutarakan Azwar salah seorang ketua RW Dusun Tua Makmur Desa Bantan Sari, Ia menguraikan , kendala beras penambahan 2 bulan ini belum dibagikan, " kemaren kami tanya pembagiannya sewenang desa, tentu orang - orang yang ada nama tidak setuju atas kebijakan tersebut, bebernya.
" Masalah ini sudah sampai kedewan, kecamatan, bahasa soalan macam beginilah, beras yang 2 bulan ini untuk orang yang punya nama, cerita beras raskin ini cukup parah, orang yang punya nama ini tidak setuju, kalau bagian mereka dibagi kepada orang yang tidak punya nama, terserah kami mau ngasi siapa kata mereka, yang kami kesalkan itu udah 20 hari belum dibagikan, kalau tidak kami ungkap beras ini belum tentu dibagikan lagi hari ini, "beber azwar panjang lebar. (sbi)
Peristiwa
One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung
JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci
Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat
PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad
KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun
JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum
Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026
JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,
Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau
PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani