Minggu, 26 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Terkait Pemberitaan Tolak Tanda Tangan Balik Nama Surat Tanah Warga, Ini Jawaban Eswandi Candra

Peristiwa

Terkait Pemberitaan Tolak Tanda Tangan Balik Nama Surat Tanah Warga, Ini Jawaban Eswandi Candra

Laporan : Roy
Selasa, 20 Agu 2019 20:02
Eswandi Candra
SIAK - Terkait pemberitaan yang diterbitkan oleh Media Online yang berjudul "Tolak Tanda Tangan Balik Nama Surat Tanah Warga, Kades Sri Gemilang Sulit Ditemui" tersebut, Penghulu Sri Gemilang, Eswandi Candra memberikan  jawaban. 

Dalam jawaban itu, Eswandi Candra mengatakan  dirinya   tidak pernah bertemu dengan Agus Tinus yang katanya memiliki lahan diwilayah Kampung Sri Gemilang, namun  hanya pernah  berkomunikasi melalui Via Seluler. 

"Bertatap muka kita tidak pernah, hanya berbicara melalui HP," kata Penghulu Kampung Sri Gemilang Eswandi Candra. 

Masalah tanda tangan surat jual beli tersebut Lanjut, Eswandi Candra,  tidak  sanggup mengambil kebijakan sebab, lahan tersebut  berada dikawasan konsensi hutan perusahaan PT. DSI. 

"Lahan yang suratnya ingin ditandatangani itu berada dikawasan konsensi  hutan PT. DSI, maka dari itu, kami pihak pemerintahan kampung tidak bisa meneken karna sudah menyalahi aturan undang - undang,"ucap Eswandi Candra. 

Selain itu, Eswandi Candra juga memberikan solusi kepada Agus Tinus jika bersekeras  ingin mengurus surat tanah dan ingin mengetahui kebenarannya bahwa lahan tersebut berada diperbatasan kawasan lahan  konsensi perusahaan, untuk dipersilahkan melakukan pengecekan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Siak. 

"Kami tetap teguh dengan peraturan, sebab kami tidak ingin mendapat masalah  dikedepannya,"ungkap Penghulu Sri Gemilang itu. 

Sebagai orang nomor satu di Kampung Sri Gemilang, Eswandi Candra menghimbau kepada pihak yang ingin membeli lahan di wilayah Kampung Sri Gemilang untuk selalu berkoordinasi dengan pihak Pemerintahan Kampung. 

"Banyak kita temukan lahan yang berstatus tumbang tindih. Maka dari itu, Jika lahan tersebut  masuk dikawasan perusahan itu milik perusahaan dan jika lahan tersebut masuk ke kawasan kelompok masyarakat berarti lahan itu milik masyarakat," tutupnya. (***) 





Peristiwa
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:32

    One Way Nasional Diberlakukan dari Tol Japek Sampai Kalikangkung

    JAKARTA - Rekayasa lalu lintas (lalin) atau one way nasional resmi diberlakukan pada siang hari ini, Rabu (18/3/2026), saat arus mudik Lebaran 2026. Satu arah itu berlangsung mulai dari Tol Jakarta-Ci

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:42

    Pria Paruh Baya Diduga Dianiaya hingga Meninggal Dunia di Jalan Pangeran Hidayat

    PEKANBARU - Seorang pria bernama Muhammad Zen (50) ditemukan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan berat di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Gang Abad

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:00

    KontraS Ungkap Kondisi Andrie Usai Disiram Air Keras: Tak Buta, tapi Fungsi Mata Menurun

    JAKARTA - Kondisi Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, berangsur membaik setelah disiram air keras pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Andrie telah menjalani operasi mata di Rum

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:55

    Jasa Marga Ungkap 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta hingga 18 Maret 2026

    JAKARTA - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan Achmad Purwantono melaporkan sebanyak 34% kendaraan telah meninggalkan Jakarta per hari ini, Rabu (18/3/2026). Jasa Marga telah memprediksi,

  • Rabu, 18 Mar 2026 14:23

    Kapolri Resmikan Renovasi Masjid Al-Adzim dan Kukuhkan Satgas PHK di Riau

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menandatangani prasasti renovasi Masjid Al-Adzim sekaligus mengukuhkan Satuan Tugas Penanganan Premani

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki