PERISTIWA
Tim Gabungan Gelar Operasi di Bengkalis 30 Item Produk Pangan Ilegal Diamankan
Laporan : Afdal Aulia
Selasa, 19 Jan 2016 20:27
BENGKALIS-Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Pusat Jakarta bersama Tim Mabes Polri, Bea Cukai dan Interpol melakukan operasi gabungan pangan ilegal dari luar negeri (import) di Bengkalis, Selasa (19/01/2016). Setidaknya 2 dari 4 titik yang didatangi Tim Gabungan, menemukan ada sekitar 30 item produk pangan yang tidak ada miliki izin edar (MD/ML).
"Produk pangan yang tidak memiliki izin ini akan kita sita dan dibawa ke Pekanbaru. Kami akan dalami siapa pemiliknya," ujar Hendri Iswadi, Kepala Pusat Penyidikan Badan POM Pusat Jakarta diback up Mabes Polri, Tipiter, Interpol, Bea Cukai Pusat, BPOM Pekanbaru, Polres Bengkalis dan Lurah Damon kepada wartawan di sela-sela operasi.
Dipaparkan Hendri, operasi ini sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk mengamankan produk-produk Indonesia dan memberantas produk-produk ilegal karena sudah merugikan negara.
"Kedua, kita juga tidak bisa memastikan kejadian apabila
terjadi keracunan makanan yang kita makan. Siapa yang bertanggung jawab
karena produknya tidak terdaftar," ujar Hendri.
Dipaparkan Hendri, 30 item produk makanan yang disita tersebut terdiri
dari susu, minuman penyegar, minyak goreng, penyegar dan lainnya. Jika
dijumlahkan ke-30 item produk tersebut diperkirakan mencapai 30.000
pieces. Untuk dua tempat yang telah didatangi, jumlahnya ada sekitar
30.000 pieces yang diamanakan.
Dipaparkan Hendri, Badan POM bersama Polri, Bea Cukai dan
Kementerian Perdagangan akan terus melanjutkan operasi pemberantasan
pangan ilegal ini, terutama di pintu-pintu masuk produk impor.
Hendri juga menegaskan, bahwa penggeledahan dan penyitaan ini sudah
mendapatkan penetapan dari pengadilan. Terkait pemilik barang, menurut
Hendri dugaan sementara dari Malaysia.
"Pemiliknya belum ditemukan, dugaan sementara barang tersebut kebanyakan dari Malaysia dan beberapa daerah lainnya," ujarnya.
Ditambahkan Hendri, operasi ini merupakan pengembangan dari hasil
tangkapan di Pelabuhan Tanjung Priok , baru-baru ini. Dimana ada 13
kontainer produk pangan ilegal dari luar negeri yang diamankan.
Pantauan di lapangan, salah satu titik operasi yang dilakukan Tim Gabungan adalah di Jalan Gatot Subroto, Bengkalis dan Jalan Kelapapati Laut. Kedatangan Tim Gabungan sempat mengundang perhatian warga yang melintas.(afd)
PeristiwaSenyum Itu Akhirnya Kembali, TMMD Hadirkan Air Bersih, Warga Tak Lagi Hidup Dalam Krisis Air
Halmahera Timur-Keberhasilan Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 1505/Tidore menemukan dan mengebor sumber mata air yang sangat tawar serta layak dikonsumsi menjadi kabar yang memb
Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan
PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang
Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla
PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan
Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia
JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna
Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan
JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil