Sabtu, 25 Jul 2026
  • Home
  • Peristiwa
  • Warga Kota Malang yang Tewas Diduga Karena Miras Oplosan Bertambah

Peristiwa

Warga Kota Malang yang Tewas Diduga Karena Miras Oplosan Bertambah

detik.com
Rabu, 18 Sep 2019 11:06
detik.com
Malang - Warga Kota Malang yang tewas diduga karena menenggak miras oplosan bertambah. Dari sebelumnya hanya tiga orang, kini menjadi empat orang.

Satu korban tewas tersebut sempat menjalani perawatan medis di RS dr Saiful Anwar (RSSA). Ia bernama Firnanda Prasetya (16), warga Jalan Simpang Candi Panggung, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Firnanda dikabarkan tewas pada Selasa (17/9) sekitar pukul 19.30 WIB. Sementara dua warga lainnya masih menjalani perawatan medis di RS dr Saiful Anwar. Kemudian empat orang dirawat di RS Universitas Muhammadiyah Malang dan 2 orang lain menjalani rawat jalan.

"Iya meninggal lagi satu orang. Kemarin malam di RSSA. Namanya Nanda," kata Sutini (69), warga setempat kepada detikcom, Rabu (18/9/2019).

Rencananya, korban akan dimakamkan di TPU Mojolangu. Warga tengah mempersiapkan lokasi pemakaman untuk jenazah Firnanda pagi ini.

Korban tewas lainnya yakni Agus (36), warga Kampung Baru, Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru. Kemudian Afarizal (25) dan Warnu (60), warga Jalan Simpang Candi Panggung.

Aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian para korban. Pihaknya belum dapat dipastikan apakah mereka tewas karena menenggak miras oplosan.

Seperti diketahui, belasan warga yang tergabung dalam Karang Taruna Jalan Simpang Candi Panggung mengikuti kegiatan bersih-bersih punden kampung setempat, Sabtu (14/9). Kegiatan itu merupakan persiapan bersih desa yang digelar esok harinya. Ada dugaan pada Sabtu malam, mereka berkumpul dan menenggak miras oplosan.

"Ada informasi mereka malam itu berkumpul dan meminum minuman keras. Namun apakah penyebab kematiannya karena miras oplosan, masih kita selidiki," ujar Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander saat dikonfirmasi awak media, Selasa (17/9).
sumber: detik.com
Peristiwa
Berita Terkait
  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:51

    Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan

    PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:28

    Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla

    PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:20

    Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia

    JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:19

    Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan

    JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil

  • Sabtu, 25 Jul 2026 16:18

    Bela Google Terkait Denda Rp18 Triliun, Trump Ancam Tarif Baru untuk Uni Eropa

    JAKARTA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membela perusahaan teknologi Google yang baru saja dijatuhi sanksi denda senilai 890 juta euro atau 1 miliar dolar AS oleh Uni Eropa. Denda yang setara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki