Jumat, 29 Mei 2026
Warga Perumahan Permata Galaxy Harus Berjibaku Siang dan Malam Menghadapi Krisis Air Bersih dan Jalan Berlumpur
Ravi
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 02 Mei 2020 18:25
Foto:SRC
Tanjungpinang - Seperti yang dikeluhkan warga Perumahan Permata Galaxy Km 14 Jalan Lintas Tanjungpinang berharap bisa tinggal dengan nyaman ternyata hanya impian karena minimnya sarana air bersih di perumahan ini.Sabtu, (02/01/2020)
Untuk mendapatkan air bersih, warga harus antre air bersih hingga dini hari karena di perumahan ini tidak ada fasilitas penyediaan air. Saluran PDAM belum masuk, dan warga kebanyakan tidak memiliki pompa air.
"Sejak awal saya tinggal di sini kondisinya air ya seperti ini, kalau untuk dapat air bersih ya antre di sumur," ungkap Budi, salah seorang warga perumahan Permata Galaxy Km 14.
perumahan Permata Galaxy Km 14 setempat ditempati sekitar 300 Kepala Keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, mengambil air dari sumurbor dan yang memiliki saluran pompa air dari beberapa sumurbor yang sudah disiapkan, selebihnya tidak mendapatkan air karna tidak memiliki pompa air.
Kondisi ini membuat penghuni perumahan Permata Galaxy Km 14 kecewa dan merasa tertipu. Karena, pihak developer PT.Sinar Bahagia Group.
"Waktu mau beli, bilang kalau disini airnya bagus dan mudah didapat, tapi sudah satu tahun lebih saya tinggal di sini, air tetap sulit," ungkapnya.
Budi juga menjelaskan, bahwa dia bersama warga pernah menyampaikan keluhan ini pada pengembang. Tetapi sampai saat ini tidak pernah direspon.
"Kalau seperti ini kami mau mengadu kemana lagi," ucapnya.
Kini warga perumahan permata galaxy , hanya bisa pasrah dan berharap kepedulian Pemerintah Daerah Kota Tanjungpinang. Terlebih, akibat krisis air bersih yang terjadi, warga perumahan setempat juga sering cek cok.
Penulis:Ravi
komentar Pembaca