Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Anak Buah Ditangkap, Jaksa Agung Harus Mundur

politik

Anak Buah Ditangkap, Jaksa Agung Harus Mundur

Selasa, 12 Apr 2016 10:18
okezone.com

JAKARTA - Salah seorang jaksa Kejaksaan Tinggi Jawa Barat berinisial D dicokok oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah diduga menerima uang suap dalam penanganan kasus di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Peneliti Formappi Lucius Karus mengatakan, dengan adanya jaksa yang ditangkap tersebut telah menjadi pukulan telak bagi institusi Korps Adhyaksa tersebut. 

Karenanya, dengan jiwa kesatria Jaksa Agung HM Prasetyo harus mengundurkan diri, lantaran gagal untuk membenahi prilaku anak buahnya. 

"Harus ada tanggung jawab etis untuk menyatakan meengundurkan diri, karena seorang pimpinan harus bertanggung jawab atas kebobrokan anak buahnya," ujar Lucius kepada Okezone, Selasa (12/4/2016).

Jaksa Agung HM Prasetyo juga ditambahkan Lucius gagal untuk menjadikan Korps Adhyaksa sebagai lembaga penegak hukum. Pasalnya masih ada anak buahnya yang tersangkut kasus, khusunya korupsi.

"Para jaksa itu harus profesional dan bersih tidak mengambil uang dalam menangani sebuah perkara. Kasus ini semakin membuat citra penegakan hukum di kejaksaan semakain buruk dan tingkat kepercayaan publik melorot," tegasnya.

Diketahui, selain penangkapan jaksa di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat berinisial D, KPK juga telah mencokok tiga orang lainnya yang diduga oknum pegawai negari sipil (PNS) dari Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Sebelum operasi penangkapan jaksa di lingkungan Kejati Jawa Barat dilakikan, lembaga antirasuah lebih dulu membongkar upaya suap PT Brantas Abipraya kepada oknum jaksa di lingkungan Kejaksaan Tinggi DKI. Dugaan suap ini terkait upaya penghentian kasus yang ditangani Kejaksaan Tinggi DKI.(okezone.com)

Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.