Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • BPN Minta Jenazah KPPS Dibongkar, TKN: Nggilani! Asbun Banget

Politik

BPN Minta Jenazah KPPS Dibongkar, TKN: Nggilani! Asbun Banget

Sabtu, 04 Mei 2019 09:44
Detik.com
Foto: Irma Suryani Chaniago.
JAKARTA - Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin merasa heran dengan pernyataan yang dilontarkan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Usulan untuk membongkar dan mengautopsi jenazah KPPS yang meninggal itu dinilai berlebihan.

"Nggilani ! Asbun banget sih," ujar juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Irma Suryani kepada wartawan, Jumat (3/5/2019).

Dalam Bahasa Jawa, "nggilani" artinya "menjijikkan". Asbun adalah akronim "asal bunyi" yang bermakna asal berbicara tanpa dipikirkan terlebih dahulu. Menurut Irma, tak ada anggota KPPS yang meninggal secara misterius.

"Saya nggak dengar tuh ada yang meninggal misterius. Meninggal karena kelelahan, sakit dan lain-lain adalah rahasia Allah, nggak usah lebay lah," lanjutnya.

Irma mengatakan semua pihak prihatin atas banyaknya KPPS yang meninggal usai Pemilu. Di sisi lain, dia menyayangkan masih ada pihak yang memunculkan isu negatif. Dia meminta agar tidak ada lagi yang melempar isu tidak pantas, lebih baik menurutnya tunggu hasil KPU.

"Kita semua prihatin dengan Pemilu yang melelahkan ini, tapi jangan kemudian malah mau digoreng-goreng nggak karuan. Saya saja menderita kelelahan kronis karena pemilu serentak ini dan sampai dirawat. Jangan bikin isu yang nggak-nggak lah. Pesta demokrasi sudah usai, mari kita tunggu pemenangnya, ngomong macem orang nggak sekolahan saja," katanya.

Sebelumnya, BPN menilai ada kejanggalan karena melihat banyaknya petugas pemilu yang gugur. Jumlah yang banyak itu menurutnya menimbulkan kecurigaan di benak masyarakat.

"Kami mengusulkan kemarin kalau dipandang perlu maka seluruh jenazah yang meninggal misterius karena kami tidak mendengar secara detail penyebabnya apa secara medis, maka jika perlu semua jenazah itu dibongkar untuk dilakukan autopsi. Supaya tidak ada kecurigaan di antara masyarakat," ujar anggota BPN, Mustofa Nahrawardaya di Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (3/5/2019).



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 16:29

    â Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF

    PAGARDEWAâ€" PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen penuh dalam optimalisasi pemanfaatan potensi gas domestik guna mendukung penguatan ketahanan energ

  • Senin, 06 Jul 2026 16:28

    Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?

    Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebu

  • Senin, 06 Jul 2026 16:04

    Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif

    PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.Satw

  • Senin, 06 Jul 2026 16:00

    DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam

    PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga be

  • Senin, 06 Jul 2026 15:45

    Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah

    PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor