Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Demokrat Respons Ajakan TKN: Bila Saatnya Tepat, Layak Dipertimbangkan

Politik

Demokrat Respons Ajakan TKN: Bila Saatnya Tepat, Layak Dipertimbangkan

Sabtu, 27 Apr 2019 13:53
Detik.com
Ketua Dewan Kehormatan PD Amir Syamsuddin
JAKARTA - Demokrat merespons positif upaya TKN Jokowi-Ma'ruf Amin soal ajakan bergabung bersama. Demokrat akan mempertimbangkannya bila ajakan dilakukan pada waktu yang tepat.

"Saya kira kalau ajakan itu didasari iktikad baik kalau dilakukan pada saat yang tepat, tentunya bukan hal yang buruk menurut saya, itu hal baik. Kalau ajakan dilandasi iktikad baik tentu kami merasa sangat terhormat untuk mempertimbangkannya," kata Ketua Dewan Kehormatan Demokrat Amir Syamsuddin saat dihubungi, Sabtu (27/4/2019).

Soal 'saat tepat' yang dimaksud Amir yakni setelah seluruh tahapan Pemilu serentak termasuk Pilpres 2019 selesai. Hasil final dari Pemilu ditegaskan Amir harus diterima semua pihak.

"Segala kemungkinan yang terbaik untuk bangsa dan negara selalu membuka jalan upaya-upaya terbaik yang dilakukan siapa saja," imbuhnya.

Amir juga berharap masyarakat tak lagi terbelah setelah hasil final Pilpres 2019 ditetapkan. Masyarakat diminta kembali bersatu.

"Mana kala rakyat telah menentukan pilihan dan seluruh proses telah final, tidak ada lagi predikat TKN dan BPN dan tidak boleh lagi publik terbelah selama seluruh proses sudah final. Ini berarti penetapan sudah dilakukan oleh institusi yang berwenang dan seandainya ada proses yang menguji hasil telah dilakukan dan sudah final," tutur Amir.

Sebelumnya Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menyebut peluang merapatnya Demokrat cukup besar. Alasannya, komunikasi Jokowi dengnan elite Demokrat termasuk Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) cukup baik.

Karding menyebut memang saat ini proses rekapitulasi masih dilakukan, meski mayoritas hitung cepat lembaga survei memenangkan Jokowi-Ma'ruf. Namun kubu pasangan nomor urut 01 itu membuka pintu bagi koalisi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang ingin merapat bersama koalisi Jokowi.

"Presiden Jokowi pada intinya menyambut baik komunikasi dan silaturahmi yang dilakukan elite-elite politik pasca-Pemilu 2019," kata Karding.


Sumber: detik.com

Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 16:29

    â Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF

    PAGARDEWAâ€" PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen penuh dalam optimalisasi pemanfaatan potensi gas domestik guna mendukung penguatan ketahanan energ

  • Senin, 06 Jul 2026 16:28

    Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?

    Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebu

  • Senin, 06 Jul 2026 16:04

    Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif

    PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.Satw

  • Senin, 06 Jul 2026 16:00

    DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam

    PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga be

  • Senin, 06 Jul 2026 15:45

    Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah

    PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor