Masnur Mengantarkan Formulir Cabub ke Partai Golkar
Laporan: Suhaimi
Kamis, 07 Apr 2016 21:31
BANGKINANG - Mantan Ketua DPRD dan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Kampar, H Masnur SH secara resmi mendaftarkan diri dan mengembalikan formulir sebagai Calon Bupati Kampar (Cabup) ke Sekretariat DPD Partai Golkar Kampar, Kamis 7/4/2016.
Anggota DPRD Riau selama dua periode ini sempat membuat Tim Pilkada yang menerima secara resmi kedatangan Masnur bersama hampir seluruh Pimpinan Kecamatan Partai Golkar ini untuk mengembalikan formulir bertanya-tanya, heran dan timbul keraguan, "Apa iya bang Masnur maju?," kata salah satu anggota tim, Opung disambung juga dengan anggota tim yang lain seperti Opung dan Zaidun. Masnurpun menjawab dengan singkat dan tegas, "Saya serius," ucapnya.
Dalam pertemuan itu, langsung dipimpin Ketua DPD Partai Golkar dan Ketua DPRD Kabupaten Kampar, Ahmad Fikri hadir bersama Tim Tujuh lainnya, H Zaidun, Repol, M Salis, Agus Chandra, Emil Budiono,
Seluruh berkas administrasi yang dibawa oleh Masnur diteliti dan diperiksa dengan cermat, dan tim menyatakan lengkap, kemudian Masnur meneken berita acara penyerahan dan penerimaan serta menandatangani berita acara kelengkapan administrasi Cabup Kampar.
Usai itu, tim yang sejak lama penasaran, kembali melontarkan pertanyaan kepada Masnur, "Serius tidak ni," ucap Repol
"Selama ini ditanya kepada Bang Masnur, selalu saja tanpa jawaban, tau-tau tanpa diduga, tiba-tiba muncul di Golkar, hari ini datang mendaftarkan diri," kata Repol.
Pertanyaan yang sama disampaikan Zaidun, "Setelah mendengar penjelasan senior Golkar ini, maka saya ingin menegaskan, "Kalau mantab mau maju, apakah mantab pula mundur dari legislatif," tanyanya.
Cabup Kampar ini menyampaikan dengan lantang, "Segala resikonya saya terima, hanya saja bahwa peraturan tentang pemilu sedang direvisi di DPR RI," ujarnya.
Pada kesempatan itu, mantan anggota DPRD Kampar dua periode ini menyampaikan rasa haru "Dibawah kepemimpin, Ketua DPD, Ahmad Fikri Golkar menunjukkan warna baru, sudah lama kita merindukan suasana seperti ini," ucap mantan pasangan Jefry Noer tahun 2006 ini sambil menangis.
"Inilah etikanya Partai Golkar dan Bang Masnur, lebih mendahulukan tamu dari pada isi rumah, masuk setelah tamu lain datang dan masukpun cuma bawa masa dari kader Golkar saja," ucap Ahmad Fikri.
Fikri mengakui, bahwa "Selama ini dia menkhawatirkan selama ini tidak muncul-muncul, ternyata Bang Masnur, datang mendahulukan tamu lain, "Apa betul betul serius bang Masnur ini," tanya fikri.
Siapa diantara kader Golar yang akan didukung nanti, semua itu tergantung hasil tim tujuh yang diserahkan ke DPD I Provinsi Riau.
Opung, yang memimpin rapat penyerahan dan penerimaan formulir pendaftaran menyampaikan "Meski Bang Masnur adalah kader namun tetap mengikuti aturan main yang berlaku di Partai Golkar," ujarnya. (smi)
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon