Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • PPP Minta Maaf ke Warga Solok, Caleg Diduga Cabuli Anak Kandung Dipecat

Politik

PPP Minta Maaf ke Warga Solok, Caleg Diduga Cabuli Anak Kandung Dipecat

Rabu, 24 Apr 2019 14:36
Detik.com
Foto: Wasekjen PPP Achmad Baidowi
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) meminta maaf kepada warga Solok, Sumatera Barat, atas kelakuan oknum caleg mereka berinisial EE yang diduga mencabuli putri kandung. PPP segera memecat EE.

"Kami akan melakukan pemberhentian karena PPP tidak menolerir kasus-kasus seperti ini," kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi atau Awiek kepada wartawan, Rabu (24/4/2019).

Awiek mengatakan EE merupakan orang baru di PPP. Meski demikian, PPP tetap bakal menerapkan tindakan disiplin organisasi dan mereka sekali lagi meminta maaf atas kelakuan EE.

"Dan yang bersangkutan orang baru di PPP, masuk PPP ketika daftar caleg, pada 2014 yang bersangkutan masih jadi caleg dari parpol lain. Namun demikian, secara organisasi kami akan menerapkan tindakan disiplin organisasi," ucap Awiek.

"Kami mohon maaf khususnya kepada warga Solok atas perilaku yang bersangkutan yang telah mencemarkan nama baik PPP," imbuh anggota DPR itu.

Terpisah, Waketum PPP Arwani Thomafi menegaskan mereka mendukung langkah kepolisian terhadap EE. "PPP selalu mendukung langkah polisi untuk tindak tegas kejahatan amoral kesusilaan," tegas Arwani

Kapolres Solok Kota AKBP Donny Setiawan mengatakan EE ditangkap di kediamannya di Kota Solok, Sumatera Barat, Rabu (24/4). Tersangka juga sudah ditahan. Donny mengatakan EE dilaporkan sejak 12 April lalu. Namun baru ditangkap setelah pemilu usai.

Pada Pemilu 2019 ini, lanjut Donny, EE tercatat sebagai Caleg dari PPP untuk DPRD Kota Solok. Tersangka dijerat dengan UU tentang Perlindungan anak dengan ancaman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar.

"Yang bersangkutan tercatat sebagai caleg dari PPP," ujar Donny.

"Ancaman hukuman itu masih bisa ditambah karena dilakukan tersangka yang merupakan orang tua kandungnya sendiri," terang Donny.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 16:29

    â Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF

    PAGARDEWAâ€" PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen penuh dalam optimalisasi pemanfaatan potensi gas domestik guna mendukung penguatan ketahanan energ

  • Senin, 06 Jul 2026 16:28

    Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?

    Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebu

  • Senin, 06 Jul 2026 16:04

    Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif

    PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.Satw

  • Senin, 06 Jul 2026 16:00

    DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam

    PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga be

  • Senin, 06 Jul 2026 15:45

    Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah

    PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor