Jumat, 26 Jun 2026

politik

Penuhi Panggilan KPK, Taufik Irit Bicara

Senin, 25 Apr 2016 10:34
okezone.com
M. Taufik

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKl Jakarta, Mohamad Taufik kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Untuk kesekian kalinya, Ketua DPD DKI Gerindra itu diperiksa sebagai saksi dugaan suap pembahasan Raperda tentang Reklamasi Teluk Jakarta.

Taufik yang sudah terlihat tiba di markas antirasuah itu enggan banyak komentar terkait pemeriksaan kali ini. Kakak kandung dari Ketua Komisi D DPRD DKI, M. Sanusi itu memilih untuk bergegas masuk ke dalam lobi.

"Saya belum tahu (diperiksa soal apa)," kata Taufik di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (25/4/2016).

Saat disinggung mengenai pertemuan dengan Bos Agung Sedayu Group, Sugiyanto Kusuma alias Aguan, dia enggan menanggapi seperti sebelumnya. Taufik yang memakai kemeja putih itu langsung masuk ke dalam lobi Gedung KPK.

Selang beberapa saat setelah Taufik, anggota DPRD lainnya yakni Bestari Barus juga tiba di KPK. Anggota Badan Legislasi Daerah (Balegda) itu juga akan diperiksa dalam kasus dugaan suap yang sama. Sama seperti Taufik, dia enggan memberikan tanggapan saat ditanya mengenai pemeriksaan ini.

Selain dua nama wakil rakyat Kebon Sirih itu, ada nama Muhammad (Ongen) Sangaji, Selamat Nurudin selaku Ketua Pansus Reklamasi serta Merry Hotman selaku Wakil Ketua Balegda DPRD DKI turut diperiksa penyidik KPK.

"Mereka diperiksa untuk tersangka MSN (M. Sanusi)," kata Plh Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati saat dikonfirmasi.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap pembahasan Raperda Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RWZP3K) Provinsi Jakarta dan Raperda tentang Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Jakarta Utara.‎

Mereka adalah Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi, Personal Assistant PT APL Trinanda Prihantoro, dan Presiden Direktur PT APL Ariesman Widjaja.‎ Sanusi diduga telah menerima suap sebesar Rp2 miliar dari Ariesman Widjaja melalui Trinanda.(okezone.com)

Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.