politik
Radiogram An Gubsu Beredar, Ketua Tim Pemenangan Pasangan Bupati HD-S Pertanyakan
Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Rabu, 13 Apr 2016 10:21
MEDAN - Ketua Tim Pemenangan Bupati dan wakil Bupati Nias Selatan (Nisel) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terpilih HD-S pada pelakasanaan pilkada serentak 9 Desember 2016 yang lalu Yurisman Laia angkat bicara dan mempertanyakan isi Radiogram an Gubernur Sumut yang disampaikan melalui Sekeretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprov-Sumut) nomor 131/2650 tertanggal 11 April 2016. Untuk : Sekda Nisel, Tindasan : Mendagri, Bupati Nisel, Ketua DPRD Kabupaten Nisel Kralifikasi : Amat Segera yang ditanda tangani An Gubsu oleh H. Hasban Ritonga SH (Sekdaprov Sumut).
Dijelaskannya, pada Radiogram An. Gubernur Sumut yang beredar tersebut, tidak mencantumkan kapan pelantikan Bupati dan wakil Bupati Nias Selatan (Nisel) yang terpilih pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkda) serentak 9 Desember 2016 lalu yakni, Dr. Hilariaus Duha SH, MH-Sozanolo Nduru yang disesuaikan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), namun yang tertulis, malah pengangkatan PLH sehari setelah berakhir masa jabatan Bupati dan wakil Bupati sebelumnya secara rutin hingga menunggu sampai adanya kebijakan pemerintah lebih lanjut.
Sementara lanjutnya, untuk diketahui, masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Nisel Periode Tahun 2011 -2016 Idealisme Dachi dan Hukuasa Nduru sudah berakhir pada tanggal 12 April 2016 jam 00 Wib, sehari setelah beredar Radiogram tersebut..
"Radiogram itu dinilai bertentangan dengan pasal 160 A ayat 3 UU nomor 8 thn 2015 perubahan UU nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota, serta Surat Edaran Mendagri nomor 273/934/SJ tanggal 16 Maret 2016, oleh karenanya seharusnya pihak Sekdaprov Sumut pada mengeluarkan Radiogram itu, seharusnya mencantumkan jadwal hari pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Nisel terpilih, bukan malah menyebut menunggu kebijakan pemerintah selanjutnya," beber Yurisman Laia kepada wartawan di Medan Rabu, (13/4/2016) dan menerangkan Radiogram ini, multi tafsir dan membuat bingung masyarakat khususnya di Nias Selatan (Nisel) yang telah melaksanakan pemilihan dan Bupati-Wakik Bupati terpilih sudah di tetapkan dan di umumkan, ada apa pelantikan tidak tepat pada waktunya?.
"Kami masyarakat Kabupaten Nias Selatan merasa heran dan meminta Pemprov Sumut, untuk segera melaksanakan atau menjadwalkan pelantikan Bupati-Wakil Bupati Nisel terpilih, jangan diulur-ulur waktu, karena terpengaruh pada kemajuan pembagunan dan perokonomian masyarakat," tegas Yurisman
Anehnya Radiogram itu, hanya untuk Kabupaten Nias Selatan, dari keseluruhan Kabupaten/Kota yang tersebar di Kepulauan Nias, tentu hal ini sangat disayangkan, "Sementara berbagai tahapan penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Nisel, sudah melalui penetapan hukum yang tetap," jelasnya. (Hebat Riau)
Politik
Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok
Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh
AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader
Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol
H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau
Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).
Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem
Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon
Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon