Selasa, 07 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Seskab: Pertemuan Jokowi dan AHY Samakan Persepsi Soal Hitung Cepat Pilpres

Politik

Seskab: Pertemuan Jokowi dan AHY Samakan Persepsi Soal Hitung Cepat Pilpres

Jumat, 03 Mei 2019 15:03
Antara
Foto: Presiden Joko Widodo (kanan) menerima kunjungan Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/5/2019).
JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung mengatakan pertemuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Komandan Kogasma Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono untuk menurunkan ketegangan pasca-Pilpres 2019. Pertemuan keduanya juga untuk menyamakan persepsi terkait hasil hitung cepat (quick count) Pilpres 2019.

"Pertemuan Presiden dengan tokoh-tokoh apakah itu Mas AHY kemudian yang lainnya yang pertama harus dimaknai sebagai silaturahmi. Yang kedua memang appaun pertemuan seperti ini untuk menurunkan tensi ketegangan yang ada," ujar Pramono saat ditemui di Istana Negara, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Sementara poin ketiga dikatakan Pramono soal quick count. Pramono mengatakan quick count sudah menjadi tradisi sejak Pemilu 2004.

"Ketiga, (pertemuan Jokowi dan AHY) menyamakan persepsi apa yang sebenarnya terjadi dengan hal-hal yang dipermasalahkan, diduga dan sebagainya. Misalnya urusan quick count kan ini sudah menjadi tradisi kita dalam demokrasi sejak tahun 2004 quick count sudah ada," lanjutnya.

Selain quick count yang telah menjadi tradisi sejak pemilu 2004, Pramono juga mengatakan telah ada real count di Situng KPU dan KawalPemilu yang menjadi alat bantu sebenarnya. Dia menyebut quick qount, real count, dan KawalPemilu telah menjadi instrumen yang menunjukkan proses demokrasi di Indonesia semakin dewasa.

"Sehingga dengan demikian, pertemuan-pertemuan Presiden dengan mungkin nanti akan dengan tokoh lain dimaknai untuk melihat perspektif yang lebih luas terhadap hal tersebut," imbuhnya.

Namun, Pramono menyerahkan ke Demokrat saat disinggung apakah Jokowi dan AHY sebagai representasi Demokrat telah memiliki persepsi yang sama terkait hasil hitung cepat Pilpres.

"Ya kalau mau clear (Jokowi dan AHY soal quick count) tanyakan pada Demokrat. Tetapi kan ini instrumen ini digunakan referensi oleh siapapun, termasuk sebenarnya oleh peserta pemilu," tuturnya.

Pramono pun merasa aneh dengan peserta pemilu yang menerima hasil hitung cepat Pileg sementara menolak hasil hitung cepat Pilpres. Untuk itu, dia kembali menekankan pertemuan Jokowi dan AHY untuk menyamakan persepsi hasil hitung cepat Pilpres 2019.

"Pertemuan itu dimaknai silaturahmi, untuk menyamakan persepsi, semakin memperkaya pengatahuan kita tentang demokrasi. Mungkin nanti ada instrumen baru dengan perkembangan teknologi bukan hanya quick count, real count, tetapi ada yang lain yang memperkaya demokrasi kita," imbuhnya.



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Senin, 06 Jul 2026 16:29

    â Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF

    PAGARDEWAâ€" PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen penuh dalam optimalisasi pemanfaatan potensi gas domestik guna mendukung penguatan ketahanan energ

  • Senin, 06 Jul 2026 16:28

    Menaker dan Manajemen TikTok Gelar Pertemuan Usai Isu PHK di Tokopedia, Bagaimana Hasilnya?

    Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli telah melakukan pertemuan dengan manajemen TikTok dan Tokopedia untuk membahas isu yang berkembang terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) di kedua perusahaan tersebu

  • Senin, 06 Jul 2026 16:04

    Setahun Pasca Dirawat, Gajah Sumatera Berusia 60 Tahun di Tesso Nilo Kembali Aktif

    PEKANBARU -Kondisi seekor Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) betina berusia 60 tahun yang hidup liar di Kantong Gajah Tesso Tenggara, Kabupaten Pelalawan, dipastikan dalam keadaan stabil.Satw

  • Senin, 06 Jul 2026 16:00

    DPRD Pekanbaru Soroti Lemahnya Pengawasan Tempat Hiburan Malam

    PEKANBARU �" Komisi I DPRD Kota Pekanbaru menilai pengawasan terhadap tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru masih belum berjalan maksimal. Indikasinya, masih ditemukan tempat hiburan yang diduga be

  • Senin, 06 Jul 2026 15:45

    Perda Tanah Ulayat Riau Disiapkan, DPRD Bidik Penyelesaian Konflik Agraria dan Berantas Mafia Tanah

    PEKANBARU â€" DPRD Riau melalui Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Tanah Ulayat mulai membahas regulasi yang diharapkan menjadi solusi atas berbagai persoalan agrari

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor