Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Sosial
  • Tangsi Belanda Ambruk, Hendry Munief Desak Menteri Pariwisata Lakukan Pemugaran

Berita

Tangsi Belanda Ambruk, Hendry Munief Desak Menteri Pariwisata Lakukan Pemugaran

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 02 Feb 2026 10:40
(FotoGoriau.com)
PEKANBARU â€" Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Riau 1, Hendry Munief, MBA, bergerak cepat merespons insiden ambruknya bangunan cagar budaya Tangsi Belanda Siak. Ia langsung menjalin komunikasi dengan Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, guna meminta langkah konkret penyelamatan situs bersejarah tersebut.

Dalam koordinasi yang dilakukan Senin (2/2/2026) pagi, Hendry menyampaikan urgensi perbaikan fasilitas di kawasan Istana Siak yang dinilai sudah tidak layak dan membahayakan pengunjung. Menteri Pariwisata menyambut baik laporan tersebut dan menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Kebudayaan.

"Alhamdulillah respon beliau cepat dan bagus. Beliau akan segera berkoordinasi juga dengan Kementerian Kebudayaan terkait rencana pemugaran yang telah disiapkan untuk tahun anggaran 2026," kata Hendry Munief.

Ada dua poin utama yang didorong oleh legislator asal Riau ini kepada pemerintah pusat. Pertama, pemugaran total kawasan Istana Siak guna menjamin keselamatan wisatawan. Kedua, mendesak penetapan Istana Siak sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

"Kalau sudah KSPN, semua fasilitas utama dan pendukung akan diperbaiki oleh pemerintah pusat," tegas Hendry.

Selain urusan perbaikan ke depan, Hendry Munief secara kritis mempertanyakan kualitas renovasi bangunan yang dilakukan pada 2018 lalu. Proyek yang menelan dana APBN sebesar Rp5,2 miliar tersebut dinilai janggal karena sudah mengalami kerusakan fatal hanya dalam waktu tujuh tahun.

"Ini perlu ditelusuri. Ini juga catatan dari kita ke Kementerian Kebudayaan agar ditelusuri dan dijadikan pelajaran, jangan sampai terulang kembali," jelasnya.

Insiden ambruknya lantai papan kayu yang diduga lapuk tersebut menyebabkan 17 orang mengalami luka-luka. Korban terdiri dari 15 siswa SD IT Baitul Ridho Kampung Rawang Kao, satu orang guru, dan seorang pemandu wisata. Hendry menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa rombongan pelajar tersebut.
"Mudah-mudahan anak-anak tidak trauma berkunjung ke wisata budaya lagi," pungkasnya. (grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.