Kamis, 28 Mei 2026

Teknologi

Benarkah NASA Tutupi Penampakan UFO di Matahari?

Jumat, 06 Mei 2016 12:04
Daily Mail
Nasa Diduga Tutupi UFO dengan Kubus Hitam

CALIFORNIA – Seorang peneliti Mars menemukan kubus hitam mengorbit di Matahari ketika menganalisis gambar yang dikirim dari Solar and Heliospheric Observatory. Adanya kubus hitam itu diduga sebagai cara Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) untuk menutupi pesawat alien yang diduga tertangkap dalam gambar.

Misteri kubus hitam bukan pertama kalinya ditemukan di dekat Matahari, dan beberapa klaim menyatakan ini sebagai cara NASA menutup unidentified flying object (UFO). "Kubus ini telah terlihat sebelumnya. Terkadang ini terlihat dalam tiga dimensi, padahal itu hanya dua dimensi," jelas Scott C Waring dari UFO Sightings Daily dalam blog-nya.

Tanda tak terduga ditemukan pada 2 Mei ketika melihat SOHO EIT 284, tetapi ketika mencari melalui gambar NASA, gambar yang ditampilkan tak memiliki sebuah kubus hitam. Saat ia mencatat di blog, kubus telah terlihat di beberapa foto lainnya yang dikirim kembali dari satelit.

Pada 2011, kubus hitam serupa tertangkap melayang di atas Matahari dan diklaim untuk menutupi UFO yang mengorbit di Bola Gas Raksasa itu. "Untuk kubus yang hilang dari foto, entah itu dipotong NASA untuk menghindari sesuatu, itu merupakan kubus yang terbang mengorbit Matahari?" tulis Waring, sebagaimana dilansir Daily Mail, Jumat (6/5/2016).

Waring kemudian menjelaskan, ilmuwan di seluruh dunia telah menegaskan ada UFO mengorbit di Matahari itu lebih besar dibanding Bumi. Meskipun beberapa hanya melihat noda pada gambar, pemburu alien lainnya memiliki bukti yang mendukung teori Waring.

Pada 5 Mei 2012, Youtuber mengklaim telah menangkap UFO ketika menonton feed video dari Solar and Heliospheric Observatory. Pengguna dengan nama rob19791 mem-post video misterius yang tampak melayang di dekat Matahari. Video itu menampilkan objek berbentuk piramida mengambang di atas permukaan Matahari. Lalu sehari kemudian, NASA menutup feed video pesawat luar angkasa. (okezone.com)

Teknologi
Berita Terkait
  • Jumat, 06 Mar 2026 13:26

    TPA Muara Fajar Segera Miliki Pembangkit Listrik Biogas Berkapasitas 3 Megawatt

    PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan terobosan besar dalam menangani krisis sampah dengan menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Riau untuk menghadirkan teknologi Waste to Energy (WT

  • Senin, 02 Mar 2026 16:41

    Vivo V70 Series Segera Meluncur di Indonesia dalam Dua Model

    JAKARTA â€" vivo Indonesia mengonfirmasi kehadiran vivo V70 Series di Indonesia dalam dua model, yaitu vivo V70 dan vivo V70 FE. Seperti seri V pendahulunya, vivo V70 Series juga akan berfokus pada pe

  • Selasa, 24 Feb 2026 14:41

    Mahasiswa Ciptakan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap, Lebih Ramah Lingkungan

    JAKARTA â€" Mahasiswa Universitas Budi Luhur menciptakan alat pembakaran sampah dengan emisi asap yang lebih rendah, di Desa Sanghiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Inovasi dari Kelompok KKN Maja

  • Selasa, 18 Nov 2025 17:14

    Dukung Operasi yang Andal, PHR Luncurkan 'Power Bank' Raksasa MSU-003 Amankan Listrik Zona Rokan

    ROKAN HILIR-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan terus mencatatkan capaian strategis yang akan memperkuat fondasi operasional kelistrikan di Wilayah Kerja Rokan. Proyek prioritas dari Subholding U

  • Selasa, 14 Okt 2025 17:55

    Pemanggilan 13 Distributor BBM di Riau Belum Dijadwalkan

    PEKANBARU-Dari 19 distributor BBM yang mengantongi Ijin Niaga Umum (INU), 6 di antaranya sudah dipanggil dan dievaluasi oleh DPRD Riau pada 02 Oktober lalu. Sementara 13 distributor lainnya hingga kin

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.