Travel
Pesona Air Terjun Granit Dengan Panorama Warna-warni, Bikin Hati Damai
Laporan: Jonathan Surbakti
Admin
Kamis, 12 Agu 2021 16:48
AIR TERJUN Granit, yang merupakan kawasan hutan lindung alami tak jauh dari Pusat Pendidikan dan Pelatihan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PPPLHK) Camp Granit TNBT Kabupaten Indra Giri Hulu Provinsi Riau.
Kalau berjalan kaki kita menempuh sekitar 1 Jam atau sekitar jarak tempuh 1,5 Km dari Camp Granit ke Air terjun Granit dengan trake naik turun, puncak dengan jalan berbatu dan kerikil. Semakin dekat dengan air terjun granit semakin terasa menarik.

Persiapan pagi hari dibagi menjadi dua tim dari 45 Wartawan yang mengeksplor Air terjun Granit dan Puncak Tanjakan muntah pada Ekspedisi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau di TNBT sempena HUT Riau ke-64 dan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) ke-12 , Sabtu (7/8/2021)
Air Terjun Granit terletak di dalam Kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Air terjun tersebut terbentuk dari hasil penambangan batu granit dimana sebelumnya terdapat aliran sungai yang terputus akibat proses penambangan yang menyisakan lubang besar dan membentuk air terjun. Banyak traveler pencinta alam terpesona dengan pemandangannya yang unik dan air terjunnya yang membangkitkan perasaan damai.
Lokasi Air terjun Granit ini merupakan satu di antara tujuan ekspedisi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau di TNBT dan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) sempena HUT Riau ke-64 dan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) ke-12, selama tiga hari dari Jumat (6/8) hingga Minggu (8/8).

Saat diperjalanan menuju Puncak Tanjakan Muntah Tim 18 melewati telaga dan daerah ini dijadikan salah satu objek wisata di kawasan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh. Destinasi ini sangat pas bagi Anda yang menyukai wisata bernuansa alam Sabtu (7/8/2021)
Di Taman Nasional Bukit Tigapuluh ini, terdapat dua air terjun yang bagus. Yaitu air terjun Granit dan air terjun Daerah 86. Karena keterbatasan waktu, rombongan tim 18 hanya sempat mengunjungi air terjun Granit, itupun waktunya terbatas, bahkan saya tidak sempat mandi karena waktu hanya tersisa sekitar satu jam. Dengan waktu yang singkat ini saya pergunakan untuk mengambil poto Landscape dan poto air terjun melalui tehnik pengambilan gambar low speed dengan menggunakan tripod.
Dari sejarahnya dahulu, daerah ini hanya berupa sungai biasa. Namun, karena di sini terdapat banyak batu granit, terjadilah penambangan batu granit tadi, yang membuat sungai terputus dan terdapat lubang besar hasil tambang granit. Lubang yang besar tadi membentuk sebuah air terjun. Oleh karena itu, air terjun ini disebut air terjun Granit, sebut, Koordinator Pelayanan Balai TNBT yang jadi Ketua Pemandu Tim Ekpedisi PWI Riau ke Bukit Lancang, Andi Moenandar.
Di areal lokasi sekitar air terjun Granit bisa juga digunakan untuk perkemahan. Terdapat fasilitas seperti kolam, WC. Tempat ini tetap memberikan sensasi nikmatnya wisata alam. Kesejukkan air dari air terjun dan bagusnya pemandangan bisa menenangkan pikiran anda.

Tampak terlihat pengunjung menikmati air terjun Granit dengan perasaan damai dan diatasnya terlihat sebuah Panorama begitu indah membuat perjalanan semakin damai Sabtu (7/8/2021)
Meskipun bagi banyak orang dikenal sebagai lokasi pemandian buatan yang bersumber dari air terjun granit, namun air terjun ini adalah air pemandian alami. Secara geografis kawasan TNBT terletak pada koordinat 0040’ -" 1025’ LS dan 102010’ -" 102050’ BT.
Sedangkan secara administrasi pemerintahan terletak pada 2 wilayah Provinsi yaitu Jambi dan Riau. Di Provinsi Jambi terletak di Kabupaten Tebo (24.518 Ha) dan kabupaten Tanjung Jabung
Barat (11.520 Ha). Sedangkan di Provinsi Riau terletak di Kabupaten Indragiri Hulu (88.608 Ha) dan kabupaten Indragiri Hilir (19.577 Ha).
Merupakan daerah perbukitan yang terpisah dari rangkaian pegunungan Bukit Barisan yang memanjang dari utara ke Selatan Pulau Sumatera. Ketinggian berkisar 60 -" 843 mdpl.
Untuk pendakian puncak kali ini terbagi dalam dua kelompok, kelompok pertama akan melakukan mendaki di dua puncak yakni di puncak 86 dan hingga puncak kedua dengan tanjakan tegak tajam 100 Meter yang disebut tanjakan muntah.

Tampak terlihat Air terjun granit terbentuk dikarenakan adanya penambangan batu granit yang mana sebelumnya disana terdapat aliran sungai yang terputus akibat proses penambangan yang menyisakan lubang besar dan membentuk air terjun Sabtu (7/8/2021)
Rombongan tim 18 berangkat pada pukul 07.00 WIB di hari Sabtu (7/8) dengan keadaan cuaca yang sangat cerah. Sebelumnya 18 peserta yang melakukan pemanasan senam bersama di Camp Granit dan kemudian doa bersama serta tak lupa mendengarkan arahan dari pemandu agar setiap peserta menjaga sikap dan mematuhi arahan selama dalam perjalanan.
Melihat track yang akan dilalui merupakan lintasan satwa, seperti harimau dan beruang seperti yang pernah terekam dalam kamera yang dipasang di sejumlah titik, maka para peserta dimintakan supaya menjaga ucapan dan kata-kata dalam setiap perjalanan.
Kepala Balai TNBT Fifin Arfiana Shut, Msi menyebutkan Taman Nasional Bukit Tiga puluh terbuka untuk wisatawan dengan minat khusus, bukan wisatawan massal. Obyek wisata yang ditawarkan di TNBT adalah panorama alam, air terjun, alam sungai Gangsal, keanekaragaman flora dan fauna serta keunikan budaya masyarakat tradisional Talang Mamak, Suku Anak Dalam dan Suku Melayu Tua.

Pengunjung terlihat menunjuk pemandangan dan panorama yang begitu Indah sedangkan dibawahnya terlihat air terjun Granit seperti kapas semakin indahnya perjalanan bagi traveller alam Sabtu (7/8/2021)
Salah satu lokasi yang terbuka dan sering dikunjungi wisatawan itu adalah Camp Granit yang memiliki luas sekitar 23 hektar. Granit sesuai namanya, dulu adalah tempat penambangan batu granit. Tapi setelah lokasi ini menjadi kawasan Taman Nasional, nama Camp Granit tetap dipakai. Camp Granit sendiri berada di wilayah kerja Resort Talang Lakat, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Belilas, Inhu Riau.
Ditambahkan Fifin, dalam mengelola kawasan akan ada selalu upaya pengamanan dari illegal logging. Pembalakan liar itu dieliminasi sebesar mungkin sehinggamasyarakat dengan kesadarannya tidak melakukan tindakan melanggar hukum yang bisa merusak ekosistem di TNBT." kata Fifin.
Disamping perburuan liar juga masih ada dengan ditemukan jerat-jerat yang dipasang saat patroli, dan itu harus dieliminir sebisa mungkin sehingga tidak terjadi lagi. Petugas juga mengajak masyarakat bekerjasama menjaga kawasan di TNBT.
"Mereka yang yang mengetahui orang-orang yang keluar masuk dalam kawasan dan tetap menjalin kerjasama dalam menjaga kawasan dan kelestarian ekosistem dan satwa yang ada di dalam kawasan ini," harap Fifin.

Di areal lokasi sekitar air terjun Granit ini juga bisa digunakan untuk perkemahan. Terdapat fasilitas seperti kolam, WC. Tempat ini tetap memberikan sensasi nikmatnya wisata alam. Kesejukkan air dari air terjun dan bagusnya pemandangan bisa menenangkan pikiran anda, Sabtu (7/8/2021)
Fifin juga mengatakan Panorama sekitar Air terjun granit akan menambah keindahan yang berbeda ke tempat ini. Wisatawan lokal dan asing juga mendapatkan kesempatan itu. Untuk tour dengan pemandangan unik tempat ini sebagai latar belakang," kata Fifin.
Ekspedisi sebanyak 45 orang dari anggota PWI Riau dan juga perwakilan dari PWI Kabupaten/kota yang ada dengan agenda selama tiga hari dua malam di TNBT dan TNTN, kata Ketua PWI Riau Zulmasyah Sekedang.
”Tujuan ekspedisi ini mengambil peran wartawan terhadap lingkungan dengan membuat tulisan tentang TNBT dan TNT, maka kita beri kesempatan kepada teman-teman untuk eksplor selama ekspedisi, mulai dari ngecamp di Camp Granit, jelajah rimba sampai ke Bukit Lancang di TNBT,” kata Zulmansyah Sekedang.
Tulisan dan foto yang dihasilkan wartawan dari ekspedisi ini dan sudah terbit di media masing-masing ini nanti akan dibukukan.’ Sebagai jurnalis inilah yang bisa kami lakukan dalam rangka turut peduli lingkungan,” ungkap Zulmansyah (Jonathan Surbakti)
Editor: 1
Pesona Air Terjun Granitinhu
Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti
DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom
Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap
INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot
Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu
INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D
Pengedar Sabu di Kampung Besar Seberang Diciduk Satresnarkoba Polres Inhu, Sejumlah Barang Bukti Disita
INHU-Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Rengat kembali berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu. Seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu diamankan polisi s
Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita
Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P