Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Dari 2.200 Tenaga Honor Yang Dirumahkan, Pemda Kuansing Akan Panggil Kembali 50 Persen, Ini Syaratnya

Dari 2.200 Tenaga Honor Yang Dirumahkan, Pemda Kuansing Akan Panggil Kembali 50 Persen, Ini Syaratnya

Admin
Sabtu, 08 Jan 2022 13:32
Riausky.com

TELUKKUANTAN- Plt Badan Kepegawaian  Pendidikan dan Pelatihan ( BKPP) Kuansing, Hendri Siswanto sebutkan Plt Bupati Kuansing akan memanggil 50 persen tenaga honorer yang dirumahkan.

Mereka yang dipanggil, disebutkan adalah tenaga honorer yang ahlin di bidang IT.

Hal itu dikatakan Plt. BKPP Kuansing Drs. Hendri Siswanto saat di jumpai riausky.com di ruang Kerjanya, Jumat, ( 07/01/2022) di Teluk Kuantan.

Menurutnya, untuk tenaga honorer Kuansing, akan segera dilakukan peninjauan kembali, terhadap orang yang bekerja.

Dia menjelaskan, dari sekian banyak, banyak juga yang tidak bekerja.

Karena itulah, sebut dia, Plt. Bupati Kuansing akan memanggil seluruh OPD, untuk meng- off- kan 50 persen  tenaga honorer dan akan mempekerjakan 50 persen lainnya.

Mereka ini diluar dari tenaga cleaning service kantor, penjaga malam kantor, pesuruh kantor, serta sopir.

''Terkait tenaga honorer yang di off- kan itu, kita akan melakukan kroscek ulang lagi, apa benar  nanti dia betul- betul bekerja atau tidak, 

Bupati juga meminta, supaya tenaga honor yang dibutuhkan bagi OPD memang betu-betul orang bekerja sesuai dengan kebutuhan OPD nya,'' kata dia.

Seperti yang di BKPP ini ada tiga orang, ketiga orang ini merupakan tenaga IT, yang bisa  mengoperasikan aplikasi Komputer.

Karena di BKPP ini menggunakan aplikasi, seluruh program yang ada di BKPP ini menggunakan Aplikasi komputer, baik pangkat secara berkala maupun pensiun, semuanya menggunakan aplikasi, jelasnya.

''Kedepannya, insya Allah di BKPP senin depan akan menggunakan aplikasi absensi digital, karena kita akan mencoba nanti itu seluruh OPD.  Untuk pembayaran  TPP- nya dengan berdasarkan absensi digitalnya.'' kata dia.

Tidak hanya itu, selain OPD,  bupati maupun sekda juga akan menggunakan absensi digital juga nantinya, tidak hanya para pegawai saja yang menggunakan absensi digital itu.


Sebetulnya di absensi digital itu sudah terdaftar seluruhnya mana yang honor dan mana yang pegawai, karena dengan absensi digital ini mempunyai sistem dan jarak untuk mengetahui keberadaan pegawai. 

''Setiap pegawai atau tenaga honorer yang masuk kantor dan tidak masuk kantor akan terpantau dengan menggunakan alat absensi digital,'' kata dia.

Ditambahkannya, BKPP dan bahkan seluruh OPD akan menggunakan Aplikasi Smart, sehingga dengan aplikasi smart ini, maka seluruh pegawai dengan mudah untuk membuat laporan pekerjaan.

''Jadi  tidak perlu membuat laporan dengan menggunakan kertas, cukup dengan aplikasi smart saja,'' ujarnya.

Sumber: Riausky.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.