Minggu, 10 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Harga Telur Meroket, Gula Pasir Naik di Telukkuantan, Ini Penjelasan Pemkab.

Harga Telur Meroket, Gula Pasir Naik di Telukkuantan, Ini Penjelasan Pemkab.

Admin
Selasa, 18 Jan 2022 11:58
Riausky.com

TELUKKUANTAN- Harga telur di Kuantan Singingi mengalami kenaikan cukup tinggi dalam beberapa bulan terakhir. 

Dari harga pasaran berkisar Rp35.000 per papan, kini, harga telur meroket pada kisaran Rp50,000 hingga Rp55.000 per papan. 

Kondisi ini menyebabkan banyak kalangan ibu rumah tangga dan pedagang mengeluh. 

Sementara pedagang mengaku turun omzet semenjak melonjaknya harga telur di pasaran.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuansing, Azhar membenarkan jika harga telur ayam ras mengalami kenaikan drastis. 

Menurut dia, kenaikan itu disebabkan karena permintaan telur ayam di pasaran saat momen Natal dan Tahun Baru 2022 cukup tinggi.

Telur ayam ras yang dijual di Kabupaten Kuansing bukan produksi lokal, melainkan didatangkan dari daerah Provinsi sekitar seperti Sumbar maupun Jambi. Sehingga mempengaruhi harga jual.

Hal ini terjadi Menjelang Natal, tahun baru, dan hari raya lebaran harganya pasti naik. 

''Jadi kalau ada 'iven' yang dibutuhkan masyarakat banyak, maka harganya naik," jelas Azhar

.Terkait kenaikan harga bahan pokok ini, Pihaknya mengaku Dinas Kopdagrin tidak dapat berbuat banyak. Dinasnya hanya bertugas memantau laju harga dan menjaga agar stok barang di pasaran aman.

Meski harga naik, Azhar memastikan pasokan telur ayam di wilayah Kabupaten Kuansing masih mencukupi. 

Selain telur, kenaikan harga yang signifikan juga terjadi pada gula pasir. 

Saat ini gula pasir di pasar tradisional Teluk Kuantan berkisar Rp14.000 dari harga sebelumnya Rp12.000 per kilogram.

''Sementara  harga cabai rawit mencapai Rp 70.000 per kilogramnya,''pungkas Azhar.

Sumber: Riausky.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.