Senin, 25 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Pengusaha Kapal Mangkir, Pemkab dan DPRD Meranti Kecewa

Berita

Pengusaha Kapal Mangkir, Pemkab dan DPRD Meranti Kecewa

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 29 Jan 2026 16:02
SELATPANJANG â€" Gerak cepat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menanggapi keluhan masyarakat terkait kenaikan tarif kapal laut justru diwarnai kekecewaan. Rapat koordinasi (Rakor) yang digelar untuk mendengarkan penjelasan pengusaha kapal mengenai kebijakan kenaikan tarif tersebut berlangsung tanpa kehadiran pihak perusahaan pelayaran yang bersangkutan.

Rakor yang diinisiasi langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar tersebut digelar di Ruang Rapat Melati, Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Kamis (29/1/2026), dengan melibatkan unsur legislatif dan instansi terkait sebagai wujud kehadiran pemerintah dalam melindungi kepentingan masyarakat.


Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Sudandri, S.H., Asisten II Bupati Kepulauan Meranti H. Irmansyah, Kepala Dinas Perhubungan Meranti Muhammad Fahri, Kepala KSOP Meranti Capt. Derita Adi Prasetyo, Kasat Intel Polres Meranti, perwakilan TNI, serta undangan lainnya.

Rakor bersama perusahaan, legislatif, dan instansi terkait ini sejatinya bertujuan untuk mendengarkan secara langsung alasan, dasar berpikir, dan pertimbangan perusahaan terkait kenaikan tarif kapal yang dinilai sepihak dan berpotensi menyulitkan masyarakat. Langkah tersebut juga merujuk pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang mengamanatkan pemerintah untuk hadir melindungi masyarakat sebagai pengguna jasa.
Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti Sudandri, S.H. menyampaikan bahwa persoalan kenaikan tarif angkutan laut di Meranti telah menjadi atensi khusus Pemkab Meranti, khususnya Bupati H. Asmar, karena menyangkut langsung pelayanan publik dan kondisi ekonomi masyarakat.

"Masalah ini telah menjadi atensi dari Pak Bupati, karena ini menyangkut pelayanan jadi pemerintah harus hadir untuk menyelesaikannya," jelas Sekda Sudandri.

Sesuai instruksi Bupati, Sekda Pemkab Meranti juga menegaskan harapan agar kebijakan kenaikan tarif kapal dapat kembali dipertimbangkan oleh perusahaan, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang masih sulit.
"Kita berharap hal itu dapat dipertimbangkan kembali mengingat kondisi ekonomi masyarakat saat ini tidak memungkinkan," ucap Sekda.

Namun sangat disayangkan, di saat hampir seluruh undangan telah hadir, PT Pelnas Lestari Indo Bahari selaku pihak perusahaan yang diundang tidak hadir dalam pertemuan tersebut tanpa keterangan yang jelas.

Ketidakhadiran ini memicu kekecewaan peserta rapat yang telah menunggu dan menilai sikap perusahaan tidak menunjukkan itikad baik dalam menyelesaikan persoalan publik.Salah satu kekecewaan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali.

"Kita sangat menyesali ketidakhadiran pihak perusahaan, apalagi tanpa konfirmasi," ujarnya.

Akibat ketidakhadiran pihak perusahaan dalam Rakor tersebut, rapat terpaksa ditunda. Meski demikian, Ketua DPRD menegaskan bahwa persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat ini tidak akan dibiarkan berlarut-larut. DPRD Kepulauan Meranti memastikan akan mengambil langkah tegas dengan melakukan pemanggilan ulang pihak perusahaan.
Dengan ketidakhadiran pihak perusahaan dalam Rakor tersebut menyebabkan rapat terpaksa ditunda, namun diakui Ketua Khalid Ali agar masalah kepentingan masyarakat ini segera tuntas akan melakukan pemanggilan ulang pihak perusahaan untuk rapat bersama Komisi II DPRD Meranti yang juga melibatkan OPD terkait.

"Dan kita melalui Komisi II akan memanggil ulang pihak perusahaan dengan melibatkan OPD terkait,"tegasnya dengan wajah kecewa.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Kepulauan Meranti juga mengusulkan solusi alternatif kepada pihak perusahaan untuk menekan biaya operasional tanpa harus menaikkan tarif tiket, yakni dengan melakukan efisiensi operasional armada.

"Untuk mensiasati biaya operasional yang tinggi perusahaan dapat mengurangi jumlah kapal yang berangkat jika perlu satu aja satu hari," sarannya.

Menurutnya, ketika jumlah penumpang kembali stabil, seperti pada masa liburan sekolah dan momentum tertentu lainnya, jumlah armada kapal dapat kembali dinormalkan.

"Yang penting penumpang tidak terlantar," ujarnya lagi.

Dengan langkah tegas Pemkab Meranti dan DPRD yang akan memanggil ulang pihak perusahaan, diharapkan persoalan kenaikan tarif kapal laut ini dapat segera menemukan titik terang. (grc)
Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.