Sabtu, 01 Agu 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Tim Pemburu “Bali” Satlantas Polresta Pekanbaru Amankan Puluhan Remaja

Tim Pemburu “Bali” Satlantas Polresta Pekanbaru Amankan Puluhan Remaja

Laporan:Andika Ginting
Selasa, 14 Jun 2016 20:24
snc
Tim Pemburu “Bali” Satlantas Polresta Pekanbaru Amankan Puluhan Remaja
PEKANBARU-Seperti aksi pahlawan di dalam sebuah film yang datang saat perang berlangsung terlihat ketika sorakan dan tepuk tangan masyarakat jalan Ahmad Yani mendengar suara tembakan ke udara personil Satlantas Polresta Pekanbaru, Selasa (14/6) pagi. Aksi saling lempar batu antar puluhan remaja di depan Bank Mandiri berhenti seketika melihat Tim Pemburu Balap Liar tiba-tiba datang.

Sekitar pukul 06.20 WIB Tim Pemburu Balap Liar yang terus melakukan patroli selama 24 jam terpaksa harus berhenti ketika puluhan remaja saling lempar batu di jalan Ahmad Yani. Masyarakat sekitar dan pengguna jalan yang ketakutan sempat mencoba melarang puluhan remaja tersebut, namun aksi tidak terpuji generasi penerus bangsa ini harus dihentikan dengan suara letusan senjata petugas.

" Anggota langsung mengambil inisiatif mengeluarkan tembakan peringatan ke udara lantaran puluhan remaja ini sudah membahayakan masyarakat sekitar karena melempari batu," ungkap Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Budy Setiawan, SIK, MIK.
Mengetahui suara letusan dari senjata aparat Kepolisian, puluhan remaja yang mayoritas berdomisili di jalan Pangeran Hidayat, Tampan, Sukajadi dan jalan Pepaya ini langsung melarikan diri. Akan tetapi personil Satlantas yang berada dilokasi dengan sigap mengamankan remaja tersebut.
" Mungkin ada sekitar 80 orang yang terlibat tawuran, namun kita hanya mengamankan 25 orang karena keterbatasan anggota saat peristiwa tersebut berlangsung. Malah aksi puluhan remaja ini sempat membuat para pengendara memutar arah karena takut," terang Kasat.

Para remaja yang berhasil diamankan dalam aksi tawuran pagi ini langsung dibawa menuju Polsek Sukajadi oleh anggota Satlantas guna didata dan dibina agar tidak mengulangi perbuatannya.

" Mereka harus memanggil orang tuanya dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi hal tersebut, malah kita akan menyurati pihak sekolah mereka. Sedangkan kepada orang tua kita secara langsung meminta agar memantau anaknya secara aktif," jelas Kasat (agt)
Berita Terkait
  • Jumat, 31 Jul 2026 16:52

    Perbatasan Ceuta Jebol, Spanyol Kerahkan Pasukan Militer

    JAKARTA - Ribuan migran terpantau memasuki wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, Ceuta. Massa yang terdiri dari pria muda, wanita, dan anak-anak ini berhasil melewati perbatasan laut maupun darat d

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:51

    Kemhan Matangkan Rencana Gelombang Kedua Diklat SPPI

    JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) tengah menyiapkan pelaksanaan gelombang kedua Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Sekretaris Jenderal Kementerian

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:33

    Bupati Herman Ajak KKSS, IWSS dan IPSS Inhil Perkuat Sinergi Bangun Daerah Usai Pelantikan Pengurus Baru

    INDRAGIRI HILIR-Kepengurusan Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS), dan Ikatan Pemuda Sulawesi Selatan (IPSS) Kabupaten Indragir

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:31

    Ikhlas, Keluarga Minta Penyelidikan Kematian Pria di Pekanbaru Dihentikan

    PEKANBARU-Penyelidikan Kasus Willy, pria yang ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di jalan Achmad Yani, Pekanbaru akhirnya dihentikan pihak kepolisian. Penghentian ini merupakan permintaan dari

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:29

    Pemerintah Kuansing Sampaikan Jawaban Terkait Pandangan Umum Fraksi

    TELUKKUANTAN-Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi yang diwakili Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. Muradi, M.Si menyampaian Jawaban Pemerintah atas Pandangan U

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki