Jumat, 31 Jul 2026
Nasional,
Kemhan Matangkan Rencana Gelombang Kedua Diklat SPPI
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 31 Jul 2026 16:51
JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) tengah menyiapkan pelaksanaan gelombang kedua Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, memastikan pelaksanaan gelombang kedua tersebut masih menunggu keputusan hasil rapat Jumat (31/7/2026).
Meskipun demikian, proses persiapan secara internal telah dilakukan dengan menghimpun para peserta ke dalam daftar talenta atau talent pool. Langkah ini diambil agar pengisian formasi dapat berjalan dengan lancar begitu instruksi resmi dari pusat dikeluarkan.
"Diklat gelombang kedua ini masih kita menunggu dari panitia pusat yang akan nanti siang akan dirapatkan. Nanti siang akan dirapatkan, tetapi kita sudah menyiapkan personel-personel tersebut di dalam talent pool, ya, yang sudah disiapkan," kata Tri usai upacara penutupan diklat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Kuota Peserta Berbeda
Terkait jumlah peserta yang akan dilibatkan pada tahap berikutnya, Kemhan memastikan bahwa kapasitas kuota tidak akan sebanyak gelombang pertama. Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan serta evaluasi dari penyelenggaraan sebelumnya.
"Kuotanya mungkin beda sedikit saja," jelasnya.
Sebelumnya, Kemhan telah merampungkan rangkaian Diklat SPPI KDKMP dan KNMP Tahun 2026 dengan meluluskan sebanyak 33.785 peserta. Para lulusan ini nantinya akan dipanggil secara bertahap sebelum diterjunkan langsung untuk mendukung operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai daerah di Indonesia.
Ribuan Koperasi Beroperasi
Sementara itu, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo de Sousa Mota memaparkan data progres pembangunan fisik koperasi di lapangan. Hingga akhir Juli 2026, tercatat sebanyak 18.672 Kopdes Merah Putih telah selesai dibangun, sementara 3.558 unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Dari total bangunan yang ada, sebanyak 1.021 koperasi sudah mulai aktif beroperasi. Para lulusan diklat dari Kemhan tersebut nantinya akan langsung ditempatkan ke unit-unit usaha yang sudah siap melayani masyarakat.
"Jadi teman-teman yang sudah selesai dilatih ini akan segera kita deploy ke tempat-tempat yang sudah bisa operasi. Dan yang belum selesai pun sesuai dengan statistik yang ada, kurang lebih sekitar 2-3 minggu ke depan 35.000 akan selesai," terangnya. Pihaknya juga telah menerbitkan surat pemesanan atau PO untuk logistik 10.000 koperasi guna memastikan rantai pasok berjalan dengan baik.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/kemhan-matangkan-rencana-gelombang-kedua-diklat-sppi.html
komentar Pembaca