Jumat, 05 Jun 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Alasan Jalan-jalan Pria Paruh Baya Ini Cabuli Gadis ABG

Alasan Jalan-jalan Pria Paruh Baya Ini Cabuli Gadis ABG

Sabtu, 15 Agu 2015 17:40
dok spiritriau.com
Kompol Taufiq Hiadayat Thayeb SIK, SH ,
DURI - Jika nafsu syahwat tidak terkendali, apapun bisa terjadi dan membawa petaka bagi orang yang ada disekitarnya. Seperti yang terjadi dan menimpa Bunga (13), pelajar kelas VIII salah Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Duri warga Jalan Gajah Mada Kilometer 6, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Bengkalis yang dicabuli dengan berbagai macam jurus oleh Norman (50) seorang buruh warga Kampung Sejati, Kilometer 20, RT 009, RW 000 Desa Bansal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.

Setelah menerima laporan, Tim Opsnal Polisi sektor Mandau sendiri baru dapat menangkap pelaku pada Selasa (12/8/15) sekira pukul 15.00 WIB dengan tuduhan persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Mandau, Kompol Taufiq Hiadayat Thayeb SIK, SH , Sabtu (15/8/15). Dituturkan Kapolsek, bermula saat pelaku berkenalan dengan korban Bunga melalui Hand phone pada Jum'at (7/8/15), pelaku menghubungi korban untuk bertemu di Kilometer 12 Jalan Gajah Mada.

Setelah bertemu, pelaku membawa korbannya ke Dumai dengan alasan jalan-jalan dan menginap di Wisma Nusantara, beralamat di Jalan Ombak Dumai dan disitulah petaka berawal. Pelaku menyetubuhi korban berulang kali dan keesokan harinya, Sabtu (8/8/15), pelaku membawa korban bunga kerumah kakak angkatnya Ariani di Kampung Sejati, Bangsal Aceh, Dumai serta menginap dirumah itu hingga Ahad (9/8/15) sekira pukul 14.00 WIB.

Guna membuang rasa bosannya didalam rumah, pelaku kembali mengajak korban jalan - jalan kearah disekitar Kota Duri. Sekitar pukul 17.00 WIB, pelaku membawa korban menginap di Hotel Sri Kembar yang terletak di sekitar pelabuhan dan pelaku kembali menyetubuhi korban.

Puas dengan aksinya, keesokan harinya pelaku mengantarkan korban keterminal untuk diberangkatkan ke rumah keluarga korban di Rantau prapat, Labuhan Batu, Sumatera Utara dengan menumpang Travel Betahamu. Sesampainya di Baganbatu, Rokan Hilir korban bertemu dengan keluarganya karena telah lelah mencari dimana keberadaan korban yang telah 3 hari tidak pulang ke rumah.

Saat dibawa pulang dari Baganbatu oleh keluarganya, akhirnya korban dipaksa oleh orang tuanya untuk menceritakan apa kemana dan apa yang telah terjadi selama 3 hari pergi dari rumah dan akhirnya korban menceritakan kisahnya. Tidak terima dengan yang dialami anaknya, orang tua korban lalu melaporkan hal tersebut kepihak yang berwajib.

" Kini, pelaku sudah kita amankan di Mapolsek Mandau guna mempertanggung jawabkan perbuatannya," jelas Kompol Taufiq Hidayat Thayeb mengakhiri.(rtc)

Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 16:40

    Wako Agung Nugroho Sambut Kedatangan Jemaah Haji Asal Kota Pekanbaru

    PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 3 Batam asal Kota Pekanbaru, Jumat (5/6/2026). Ia menyapa langsung para jemaah di Bandara Sultan Syarif Kasi

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:36

    Polsek Tanah Putih Berikan Penyuluhan Bahaya Narkoba kepada Pelajar SMPN 6

    TANAHPUTIH- Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda, Polsek Tanah Putih melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi remaja dan pelajar di S

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:35

    Penampakan Rumah Silmy Karim Digeledah KPK, Brimob Bersenjata Lengkap Diterjunkan

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus du

  • Jumat, 05 Jun 2026 15:01

    Gasak 700 Dolar AS Milik Turis Australia, WN Iran Dibekuk Polisi di Ubud Bali

    Kepolisian Resor Gianyar, Bali, menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Iran berinisial AFK atas dugaan tindak pidana pencurian terhadap sesama warga asing. AFK diduga mengambil uang milik seo

  • Jumat, 05 Jun 2026 13:57

    Puluhan Anggota TNI Bentrok dengan Warga di Lampung, Begini Duduk Perkaranya

    Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan bentrokan antara puluhan anggota TNI dengan warga di Kabupaten Lampung Utara, Lampung, viral di media sosial. Insiden itu disebut dipicu oleh kesalahpahaman

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.