Senin, 27 Jul 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Berawal dari Suara Minta Tolong, Rampok Bersenjata Api di Kampar Sekap Pemilik Rumah

Berawal dari Suara Minta Tolong, Rampok Bersenjata Api di Kampar Sekap Pemilik Rumah

Selasa, 18 Agu 2015 15:54
Ilustrasi
PEKANBARU-Bermodalkan senjata api dan linggis, tiga kawanan rampok d Kabupaten Kampar, Provinsi Riau menyekap pemilik rumah dan menguras uang serta harta benda miliknya. Kejadian ini sudah dilaporkan korban ke polisi Senin (17/8/2015) kemarin.

Aksi perampokan bersenjata ini dialami Robinson Sinambela (51), warga Dusun Kota Batak, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, pada Senin dinihari, sekitar pukul 01.30 WIB. Waktu itu, Robinson sedang tertidur lelap.

Tiba-tiba, ia mendengar suara gaduh di luar rumah seperti ada orang yang menutup pintu mobil. Bahkan ia juga mendengar suara orang minta tolong (tolong bang tolong,red). Entah itu hanya modus pelaku supaya korban terpancing, yang jelas Robinson langsung beranjak keluar untuk memastikan apa yang terjadi.

Saat pintu rumah dibuka, satu dari kawanan rampok yang diduga sudah menunggu diluar, langsung menodongkan senjata api ke kepalanya. Sementara pelaku lainnya yang juga menenteng pistol segera masuk ke rumah korban. Robinson tak berani melawan lantaran mereka mengancam akan menghabisi nyawanya.

Tak berdaya, korban selanjutnya digiring ke kamar tengah dan disekap disana. Setelahnya kawanan rampok yang tengah diburu polisi ini mengacak-acak seisi rumah dan mengambil barang berharga berupa uang kontan dalam tas kecil senilai Rp7 juta, delapan unit handphone, serta barang lainnya.

"Polres Kampar sudah menerima laporan korban. Polisi masih melakukan penyelidikan sesuai ciri-ciri para pelaku. Atas kejadian ini korban mengalami kerugian senilai Rp20 juta," ujar Kepala Bidang Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Selasa (18/8/2015) siang. (grc)
Hukrim
Berita Terkait
  • Senin, 27 Jul 2026 16:47

    Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi

    JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Pener

  • Senin, 27 Jul 2026 16:32

    Polisi Grebek Dua Rumah di Inhu, Tiga Terduga Pengedar Narkoba Diamankan: Ada Pelajar

    RENGAT - Aparat Kepolisian Polsek Pasir Penyu melakukan penggrebekan di dua lokasi pada Minggu (26/7/2026).Dari dua lokasi tersebut, Polisi mengamankan tiga orang terduga pelaku pengedar narkoba. Keti

  • Senin, 27 Jul 2026 16:24

    Kronologi Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Polisi Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

    Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri menangkap Kepala Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan, AKP Pardiman beserta enam anggotanya, termasuk seorang anggota dari Polda A

  • Senin, 27 Jul 2026 16:21

    Fakta Baru Kasus Penyelundupan Sabu di Bandara Pekanbaru, Pengendalinya Diduga Napi Lapas yang Kabur

    PEKANBARU - Fakta baru muncul dalam kasus penyelundupan sabu di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, beberapa waktu lalu.Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau menduga, otak

  • Senin, 27 Jul 2026 16:18

    Terduga Pengedar Sabu di Siak Kabur Saat Tangan Telah Diborgol: Menyelinap ke Perkebunan Sawit

    Seorang pria yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika melarikan diri saat dibawa polisi untuk pengembangan kasus di Kampung Teluk Masjid, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Minggu (26/7/2026

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki