Senin, 27 Jul 2026
Peristiwa,
Bersih-Bersih BGN, Sudaryono Pecat 261 Pegawai dan Tutup 883 Dapur Gizi
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 27 Jul 2026 16:47
JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono melakukan pembenahan internal secara menyeluruh dengan memberhentikan 261 pegawai dan menutup permanen 883 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Penertiban ini dilakukan kurang dari sepekan setelah ia resmi dilantik memimpin instansi tersebut, Senin (27/7/2026).
Langkah tegas ini diambil menyusul temuan sejumlah indikasi pelanggaran disiplin dan prosedur standar operasional di lapangan. Sudaryono memastikan bahwa pihak manajemen tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan yang merugikan kelancaran program gizi nasional.
"Bapak dan Ibu semua yang saya hormati, per hari ini, tanggal 27 Juli 2026, kami mencoba untuk bersih-bersih. Kami mencoba untuk kemudian yang melanggar kami berikan sanksi," tegasnya di Kantor BGN.
Sanksi Tegas untuk Aparatur Bermasalah
Dalam pembenahan tahap pertama, BGN memberhentikan ratusan tenaga kerja yang berstatus non-aparatur sipil negara. Keputusan ini didasari oleh laporan pelanggaran tata tertib instansi.
"Dan hari ini kami beri pengumuman bahwa per hari ini kami telah pemberhentian 261 pegawai, ya, yang terdiri dari 224 pegawai non-ASN dan 37 tenaga ahli," urainya.
Selain tenaga honorer dan tenaga ahli, pihak BGN juga membidik pegawai berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang diduga kuat melanggar disiplin berat. Sudaryono memaparkan terdapat sembilan orang dari golongan ini yang sedang dalam proses pemecatan akibat dugaan keterlibatan judi daring hingga indikasi penyalahgunaan anggaran.
"Selanjutnya, kami telah memproses ada temuan 9 orang melakukan pelanggaran berat atau disiplin berat. Ini adalah ASN dan PPPK. Dan besar kemungkinan yang bersangkutan akan kami proses pemecatan," bebernya.
Pihak manajemen juga menjatuhkan sanksi administratif, demosi, hingga mutasi terhadap 39 pegawai lain yang terbukti melakukan pelanggaran kategori ringan.
Penangguhan Ratusan Dapur Gizi
Selain mengevaluasi sumber daya manusia, BGN turut menghentikan operasional 883 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di berbagai wilayah. Distribusi penutupan mencakup 98 unit di Wilayah 1 (Sumatera), 311 unit di Wilayah 2 (Jawa dan Madura), serta 424 unit di Wilayah 3.
Berbeda dengan kebijakan sebelumnya, dapur yang disanksi kali ini dipastikan tidak akan menerima pencairan dana dari pemerintah. Penutupan dilakukan karena fasilitas tersebut diduga kuat gagal memenuhi standar kebersihan, sanitasi, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), hingga kualitas makanan yang berpotensi memicu keracunan.
"Jadi dapur yang di-suspend itu terkait higienis, keracunan, kemudian kualitas yang tidak baik, tidak memenuhi standar yang kita inginkan,"(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/bersihbersih-bgn-sudaryono-pecat-261-pegawai-dan-tutup-883-dapur-gizi.html
komentar Pembaca