Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Bisnis Vape Etomidate Cairan China Terbongkar, Dikendalikan Napi Lapas Cipinang dari Balik Sel

Berita

Bisnis Vape Etomidate Cairan China Terbongkar, Dikendalikan Napi Lapas Cipinang dari Balik Sel

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 05 Feb 2026 09:00
(FotoGoriau.com)
JAKARTA â€" Peredaran gelap cairan berbahaya etomidate dalam kemasan cartridge vape berhasil dibongkar Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri di kawasan Kalibata. Ironisnya, bisnis haram yang melibatkan warga negara asing ini dikendalikan oleh narapidana yang tengah mendekam di Lapas Cipinang.

Dalam operasi senyap di parkiran sebuah mal di Jalan Kalibata, Rabu (4/2/2026), polisi meringkus tiga orang kaki tangan berinisial AF, HS, dan R alias Aloy. Ketiganya berperan sebagai pengemas hingga kurir yang bergerak di bawah instruksi dua warga binaan, Paijo dan Abdul Fakar alias Abdul Rojak.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengungkapkan bahwa bahan baku cairan etomidate tersebut didapatkan dari seorang warga negara (WN) China di sebuah hotel kawasan Jakarta Utara.

"Untuk cairan atau liquid etomidate diambil oleh AF sekitar tiga minggu yang lalu sebanyak satu liter. Ia diarahkan oleh Abdul Fakar menemui WN China yang tidak bisa bahasa Indonesia," jelas Eko.


Bahan mentah tersebut kemudian dibawa ke sebuah rumah di Pejaten Timur untuk diracik sesuai pesanan. Tersangka AF bertugas menyuntikkan cairan tersebut ke dalam cartridge vape dengan upah Rp2 juta per minggu yang dibayarkan melalui transaksi tanpa kartu (cardless). Sementara itu, tersangka HS dan R membantu proses pengemasan meski mengetahui barang tersebut adalah narkoba.

Dari tangan para pelaku, petugas menyita 65 cartridge siap edar, alat suntik, mesin pengemas, timbangan digital, hingga alat isap sabu. Penemuan ini mengonfirmasi adanya tren baru penyalahgunaan obat keras yang dimodifikasi ke dalam perangkat rokok elektrik untuk mengelabui petugas.

Polri kini tengah melakukan koordinasi intensif dengan pihak Lapas Cipinang guna membedah bagaimana para napi bisa memiliki akses komunikasi untuk mengatur jaringan distribusi internasional ini. Selain mengejar WN China yang terlibat, polisi juga memburu sisa jaringan yang masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).(grc)
Sumber: GoRiau.com

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor