Selasa, 30 Jun 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Ketua PWI Riau Minta Polisi Segera Usut Tuntas Intimidasi Terhadap Jurnalis Febri Sugiono

Hukrim

Ketua PWI Riau Minta Polisi Segera Usut Tuntas Intimidasi Terhadap Jurnalis Febri Sugiono

Laporan: Jonathan Surbakti
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 07 Mei 2020 17:50
(Foto: Jonathan Surbakti)
Zulmansyah Sekedang

PEKANBARU-Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau, Zulmansyah Sekedang sangat menyayangkan adanya oknum masyarakat yang merasa keberatan dengan pemberitaan yang dilakukan oleh anggota PWI Provinsi Riau di Kabupaten Pelalawan. Bahkan, aksi keberatan tersebut dilakukan dengan cara mengintimidasi jurnalis yang dalam bekerja telah dilindungi Undang-undang Pers.

"Wartawan dalam bekerja mendapatkan perlindungan Undang-undang yakni UU Pers Nomor 40/1999 tentang pers. Saya yakin anggota PWI Provinsi Riau dalam bekerja juga sangat mentaati dan memahami Kode Etik Jurnalistik (KEJ)," kata Zulmansyah.

Dikatakan Zulmansyah, jika dalam suatu pemberitaan ada oknum masyarakat yang tidak senang dengan pemberitaan yang telah diterbitkan atau tayang disebuah media, maka sudah sepatutnya yang bersangkutan memberikan hak jawab.

"Jadi tidak jangan sampai melakukan intimidasi. Andaikan dalam pemberitaan wartawan ada yang salah atau keliru, silahkan menggunakan hak jawab atau hak koreksi. Itu sudh diatur dalam UU Pers," tegasnya.

"Nah jika wartawan sampai diintimidasi, diancam tentu bertentangan dengan Undang-undang dan berpotensi melanggar pasal-pasal pidana KUHP," sambungnya.

Untuk itu kata Zulmansyah, dirinya sebagai Ketua PWI Provinsi Riau sangat menyayangkan dengan aksi intimidasi dan mengancam yang dilakukan oleh seorang oknum masyarakat di Kabupaten Pelalawan yang telah merugikan sang jurnalis tersebut.

"PWI Riau sangat keberatan dengan intimidasi terhadap wartawan. Dimana pun itu. Apalagi yang bersangkutan adalah anggota PWI Riau. Untuk itu, kepada PWI di Kabupaten Pelalawan diminta memonitor dan mengawal proses hukum pengaduan wartawan Febri Sugiono," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Rumah Febri didatangi seorang pemuda bernama Dwi Surya Pamungkas sekita pukul 03.00 wib subuh, untuk mempertanyakan berita yang diterbitkan di media online. Febri diketahui bekerja sebagai wartawan di beberapa media online yang menyoroti permasalahan di koperasi Desa Sungai Ara Kecamatan Pelalawan.

 

Febri menceritakan, dua hari terakhir dirinya menyoroti permasalahan di Koperasi Sungai Ara yang diketuai Ahyar.Berita yang diterbitkan mantan Wartawan Riau Mandiri Febri Sugiono  yang membongkar adanya dugaan penyelewengan di tubuh koperasi itu.

Tak disangka-sangka, anak Ahya bernama Dwi Surya Pamungkas tiba-tiba menyambangi kediaman keluarga  Wartawan Senior Febri Sugino  dengan marah-marah dan meminta Febri keluar dari rumahnya untuk membicarakan persoalan pemberitaan.

Febri berinisiatif untuk merekam intimidasi Dwi dengan kamera HP miliknya dan mempertanyakan tujuan kedatangannya. Ia memilih hanya berdiri di pintu sambil merekam aksi Dwi yang berbicara dengan nada suara tinggi. Ia takut Dwi melakukan hal-hal yang buruk terhadap keluarganya pada malam itu. Tak berhasil berbicara dengan Febri, pemuda itu pulang dari rumah.

"Anak dan istri saya masih trauma sampai sekarang. Putri saya sampai tak bisa tidur dan terus bertanya-tanya kejadian itu. Tetangga juga sampai keluar tadi subuh," tutur ayah dua anak ini.

Febri didampingi belasan wartawan mendatangi SPKT Polres Pelalawan untuk membuat laporan dan dilanjutkan dengan pemeriksaan denga Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Laporan ini sebagai efek jera bagi oknum-oknum yang mengintimidasi wartawan karena pemberitaan (jon)

 

Febri Sugiono Wartawan PelalawanIntimidasi
Berita Terkait
  • Selasa, 30 Jun 2026 09:03

    Ini Sikap Tegas Golkar Tanggapi Safari Politik Jokowi

    JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji menegaskan posisi partainya tidak akan goyah terkait aktivitas politik mantan Presiden Joko Widodo. Golkar memastikan tetap tegak lurus mendukung

  • Selasa, 30 Jun 2026 09:00

    Pemprov Riau Bentuk Enam Satgas Lintas Sektor Antisipasi Ancaman Daerah

    PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah taktis guna menghadapi berbagai potensi ancaman daerah. Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto merinci pembentukan enam satuan tugas lintas

  • Selasa, 30 Jun 2026 08:58

    Pemerintah Siap Ambil Alih PT Granito Jika Ngotot Lakukan PHK Massal

    JAKARTA - Pemerintah mengawasi ketat rencana PHK buruh oleh PT Granito Kramik pasca penurunan harga liquefied natural gas (LNG) yang menjadi bahan baku gas industri. Opsi akuisisi mengemuka menjadi so

  • Selasa, 30 Jun 2026 08:55

    Gubernur DKI Minta Tindak Tegas Pelaku Penyekapan Karyawan di Senen

    JAKARTA - Praktik main hakim sendiri kembali mencoreng dunia ketenagakerjaan. Sebuah kasus penyekapan yang menimpa tiga karyawan percetakan di Jakarta kini mendapat perhatian serius dari pemerintah da

  • Selasa, 30 Jun 2026 08:49

    Negara Hemat 50 Triliun Rupiah dari Penutupan Perusahaan Pelat Merah, Danantara Gandeng KPK Audit Ratusan BUMN Tekor

    JAKARTA - Pemerintah segera menutup 750 BUMN yang terbukti merugikan negara. Langkah tegas ini diiringi dengan proses audit keuangan oleh Danantara Indonesia untuk menelusuri potensi tindak pidana kor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor