Korem 031/Wirabima Tangkap Truk Bermuatan Pupuk Oplosan
Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Selasa, 26 Jan 2016 14:43
PEKANBARU - Korem 031/Wirabima, Minggu (24/1/2016) berhasil melakukan penangkapan 1 (satu) unit truk Colt Diesel Merk Mitsubishi HD 125 PS, plat nomor BA 8224 MU, bermuatan pupuk oplosan seberat 8 ton di Minas, Riau.
Komandan Korem 031/WB Brigjen TNI Nurendi M.Si (Han) dalam keterangan pers dihadapan puluhan wartawan dari berbagai media, Selasa (26/1/2016) menyebutkan, penangkapan truk pupuk oplosan tersebut bermula kecurigaan dari Danramil 01/Minas Kapten Inf Poltak Girsang.
"Dari kecurigaan bapak Danramil, sopir inisial R tersebut ditanya namun tidak bisa menjawab. Akhirnya setelah dilakukan pengecekan, ternyata pupuk di dalam truk itu adalah pupuk palsu atau oplosan sebanyak 8 ton,"ujar Danrem 031/WB Brigjen TNI Nurendi MSi (Han) kepada insan pers, Selasa (26/1/2016), di Makorem 031/Wirabima Jalan Mayor Ali Rasyid Nomor 1 Pekanbaru.
"Saya selaku Komandan Korem 031/Wira Bima sangat berterima kasih kepada pak Girsang yang telah menyelamatkan berhektar-hektar sawah, apabila lepas ini akan sangat merugikan petani dan tentunya padi tersebut tidak akan subur atau mengakibatkan gagal panen,"kata Danrem.
Danrem menegaskan, kepada siapa saja agar tidak
mencoba-coba memalsukan pupuk."Dan selanjutnya untuk kasus pupuk oplosan
8 ton ini akan kita serahkan kepada pihak kepolisian untuk diusut dan
tentunya agar ditindak sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Hukum yang
berlaku,"jelas Danrem.
Ditambahkan Danrem, mobil truk bermuatan 8 ton pupuk oplosan tersebut
berasal dari Payakumbuh Sumatera Barat dan akan dibawa ke Siak karena
ada penampungnya. "Semoga pihak berwenang bisa mengusutnya dan tidak ada
lagi pupuk-pupuk oplosan lagi,"harap Danrem.
Saat penangkapan, kata Danrem lagi, awalnya sopir tersebut melakukan perlawanan namun Danramil badannya besar dan langsung lehernya dikepit oleh Danramil. Akhirnya, sopir dan Barang Bukti yakni pupuk 8 ton dan mobil truk diesel dibawa ke Makorem 031/WB, kata Danrem.
Adapun Barang Bukti Pupuknya yakni Pupuk Delomik dioplos menjadi pupuk Kisrik, Pupuk NK Gurita dioplos menjadi pupuk KCL. Jumlah pupuk 8 ton yang terdiri dari 4,5 ton pupuk oplosan delomik kisrik sebanyak 90 karung (50 kilogram per karung), 3,5 ton pupuk oplosan KCL sebanyak 70 karung (50 kilogram per karung). Dalam keterangan Pers penangkapan pupuk oplosan tersebut turut hadir Kasrem 031/WB Kolonel Czi I Nyoman Parwata SE MSi, para Kasi Korem, Kejati Riau, Dinas Peternakan dan Pertanian Riau serta Ditreskimsus Polda Riau. (ded) Hukrim
Petinggi Vendor Motor Listrik BGN jadi Tersangka Baru Kasus Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Yakni Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono (AM).Pene
PPDB Meresahkan Orang Tua, Sumardany: Banyak Anak Gagal Masuk Sekolah Bukan karena Nilai, Tapi Salah Jalur
PEKANBARU â€" Setiap tahun ajaran baru tiba, satu persoalan yang hampir selalu muncul adalah kepanikan orang tua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah negeri. Tahun ini pun tak berbeda. Bahkan, sebelum
Residivis Narkoba Kembali Diciduk, 21 Paket Sabu Disita
BENGKALIS â€" Baru beberapa waktu menghirup udara bebas, seorang residivis kasus narkotika kembali ditangkap Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bengkalis. Pelaku berinisial MR (22) diam
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam