Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Warnet
Laporan: Andika Ginting
Kamis, 09 Jun 2016 22:28
" Sesuai dengan laporan yang kita terima, OK kita amankan dan dimintai keterangan," kata Kapolsek Rumbai AKP Hendrizal Gani, Kamis (9/6/16).
Kapolsek menambahkan, peristiwa penganiayaan itu diawali dengan korban yang sering bermain di warnet pelaku. Bahkan, korban sempat menggadaikan sebuah hp kepada pelaku. Namun saat korban menanyakan barang yang digadaikan itu malah membuat pelaku marah.
Pelaku kemudian menganiaya korban hingga babak belur tanpa alasan yang jelas. Korban lalu pulang dan memberitahukan persoalan itu kepada orang tuanya. Bersama orang tuanya, korban melaporkan kasus ini ke polisi. (**)
Sumbang Triliunan Rupiah Sejak 1945, Afni Sebut Siak Tercekik Aturan Keuangan Baru
PEKANBARU-Kisah ironi menyelimuti Kabupaten Siak. Setelah menyerahkan seluruh kekayaan kerajaannya untuk bergabung dengan Republik Indonesia tahun 1945, lumbung energi nasional ini justru kembali diha
Sukseskan Ketahanan Pangan, Polsek Rengat Barat Inhu Gelar Monitoring Berkelanjutan
RENGAT-Dukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional sesuai dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar monitoring
Sopir Truk di Palembang Tewas Dikeroyok Gara-Gara Tegur Pengendara Serobot Antrean Solar di SPBU
Niat hati menegur pengendara yang menyerobot antrean pengisian bahan bakar mininya di SPBU, seorang sopir truk, YF (33), tewas di keroyok. Polisi masih mengejar tujuh pelaku yang terlibat.Korban awaln
Bisnis Emas Batangan Moncer, Pendapatan Hartadinata Abadi Melejit Tembus Rp20 Triliun
PT Hartadinata Abadi Tbk. mencatatkan lonjakan kinerja pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih signifikan. Hartadinata membukukan pendapatan sebesar Rp20 triliun pada kuartal
KSP Dudung Sebut Pencopotan Dadan Hindayana Diduga Terkait Jual Beli Titik SPPG
Jakarta - Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap dugaan alasan pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, keputusan itu kemungkinan berkait