Polres Dumai Dalami Kasus Terbakarnya Ruang Walikota
Laporan : Aditia Wibowo
Senin, 31 Agu 2015 21:38
DUMAI - Hingga Kini Pemerintah Kota Dumai melalui Kabag Humas belum melaporkan kejadian terbakarnya ruangan operasional yang berada dikantor Walikota Jalan Perwira Kecamatan Dumai Selatan, yang terjadi pada Senin (17/8) lalu, yang disebutkan oleh mereka karena konsleting arus pendek.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolres Dumai AKBP Suwoyo SH SIK M. Si melalui Kasat Reskrim AKP Harfio Zaki SIK didampingi oleh Kaur Identifikasi Polres Dumai IPDA Aprizal kepada Spiritriau.com Sabtu (28/8) kemarin.
"Ya benar, mereka (Humas, red) hingga kini belum membuat laporan atas kejadian terbakarnya ruang operasional Humas," Ujar IPDA Afrizal.
Polisi mengatahui terjadinya kebakaran disalah satu ruang yang berada di Kantor Walikota Dumai tersebur dari laporan masyarakat, bukan dari salah satu pegawai Pemko Dumai, dan selanjutnya melakukan Olah TKP serta melakukan pemasangan Garis Polisi, walaupun sebenarnya Kabag Humas Basri mengatakan tidak masalah, api sudah berhasil dipadamkan dan tidak ada berkas yang hilang.
"Kita tetap wajib melakukan Olah TKP dan pemeriksaan saksi, karena ini adalah Aset milik Negara, dan tugas Polisi adalah melindunginya," tegas Kaur Identifikasi.
Belum lagi saat melakukan olah TKP tim Identifikasi menemukan beberapa hal yang mencurigakan, pertama terminal kabel gulung yang langsung terhubung dengan stabilizer yang disebutkan saksi sumber api berasal mengalami kerusakan yang parah, sementara dari terminal gulungan ke bagian colokan sebagai sumber listrik tidak rusak sedikitpun, nantinya akan memanggil ahli listrik untuk memastikannya.
"Diatas terminal gulung tersebut kita temukan satu tumpuk kertas hangus terbakar, kita tidak tau itu berkas apa, dan itu patut kita curigai" tambahnya lagi.
Selanjutnya petugas memasang garis Polisi untuk megamankan lokasi dan barang bukti untuk penyidikan lebih mendalam, dan sudah memberikan pesan kepada para pegawai termasuk Kabag Humas untuk tidak membersihkan ruangan tersebut hingga selesai penyelidikan, tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, dan kerugian material belum bisa dipastikan, karena Kabag Humas belum membuat laporan resmi ke Pihak yang berwajib.
Informasi yang berhasil dirangkum oleh Spiritriau.com
dilapangan, kejadian ini diduga ada unsur kesengajaan oleh oknum yang
tidak bertanggung jawab, akibat adanya perbedaan perlakuan dan
pendapatan antar sesama pegawai Humas, yang kedua kejadian tersebut
diduga kuat disengaja untuk menghilangkan berkas yang ada tersangkut
dengan masalah tindak pidana Korupsi (bow)
Sejak Januari 2026, Pemko Pekanbaru Sudah Rampungkan Pengaspalan 23 Kilometer Jalan
PEKANBARU-Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyebut, hingga pertengahan 2026, telah menyelesaikan pengaspalan di 19 ruas jalan dengan total panjang
Tujuh Titik Panas Terdeteksi di Riau, Warga Diminta Waspada Karhutla
PEKANBARU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih terus membayangi kawasan regional Sumatera. Kendati potensi hujan membayangi sejumlah wilayah, satelit BMKG justru mendeteksi kemunculan
Di Era Richard Tampubolon, PBTI Jadikan Jakarta Panggung Laga Juara Taekwondo Dunia dan Kampiun Asia
JAKARTA - Masyarakat taekwondo Indonesia boleh bangga. Tujuh hari lagi, Jakarta akan menjadi panggung pertarungan para taekwondoin terbaik dunia. Para juara dunia, hingga peraih gelar turnamen interna
Buru-buru Sudah Malam', Alasan Febrie Tak Pakai Rompi Tahanan
JAKARTA - Kejaksaan Agung menahan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Saat proses penahanan dan digiring keluar dari gedung Kejaksaan Agung menuju mobil
Bela Google Terkait Denda Rp18 Triliun, Trump Ancam Tarif Baru untuk Uni Eropa
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump membela perusahaan teknologi Google yang baru saja dijatuhi sanksi denda senilai 890 juta euro atau 1 miliar dolar AS oleh Uni Eropa. Denda yang setara