Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Hukrim
  • Sebelum Dihakimi Massa, Pelaku Ancam Warga dengan Pisau

Sebelum Dihakimi Massa, Pelaku Ancam Warga dengan Pisau

Laporan: Andika Ginting
Senin, 06 Jun 2016 17:50
Internet
Ilustrasi
PEKANBARU- Seorang pria berinisial, RB (36) bonyok dihakimi massa di Jalan Fajar, Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau. Sebelum menjadi bulan-bulanan warga, pria yang diduga terlibat dalam kasus pencurian sepeda motor itu sempat mengancam puluhan warga dengan senjata tajam jenis pisau. Tapi usaha penyelamatan pelaku itu sia-sia.

" pelaku panik dan berusaha menghindari warga dengan mengeluarkan senjata tajam. Tapi karena kalah jumlah, pria itu akhirnya tak berkutik ditangan massa," kata Kapolsek Payung Sekaki, AKP Nardy Marbun, Senin (6/6/16).

Kapolsek menambahkan, saat ini polisi sudah mengamankan sepeda motor diduga hasil kejahatan, senjata tajam, dan memintai keterangan sejumlah saksi-sakaidilokasi termasuk kesaksian korban. " proses pemeriksaan masih berjalan, mulai keterangan saksi-sakai hingga penyitaan barang bukti," sambung Kapolsek.

Peristiwa itu bermula saat pelaku mendatangi lokasi rumah korban, Windi Widiar Putri (29). Semula, pelaku berpura-pura bertanya dengan korban. Namun saat korban lengah, pelaku langsung beraksi dengan menggondol sepeda motor korban dari dalam rumah. Ulah pelaku itu diketahui korban.

Ibu rumah tangga ini kemudian mengejar pelaku. Diduga karena panik, pelaku menendang korban. Akibatnya korban ini terjatuh dan disusul dengan sepeda motor korban yang dikendarai pelaku terperosok dalam parit. Puluhan massa kemudian datang memberikan pertolongan.

Pelaku mengeluarkan senjata tajam dan mengarahkannya kepada puluhan massa. Tapi usaha itu sia-sia, pria ini keok dihakimi massa hingga babak belur. Selang tidak berapa lama kemudian, polisi tiba dilokasi. Pelaku langsung diamankan bersama barang bukti dilokasi. (**)

Berita Terkait
  • Rabu, 03 Jun 2026 16:03

    Sumbang Triliunan Rupiah Sejak 1945, Afni Sebut Siak Tercekik Aturan Keuangan Baru

    PEKANBARU-Kisah ironi menyelimuti Kabupaten Siak. Setelah menyerahkan seluruh kekayaan kerajaannya untuk bergabung dengan Republik Indonesia tahun 1945, lumbung energi nasional ini justru kembali diha

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:42

    Sukseskan Ketahanan Pangan, Polsek Rengat Barat Inhu Gelar Monitoring Berkelanjutan

    RENGAT-Dukung keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional sesuai dengan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, jajaran Polsek Rengat Barat Polres Indragiri Hulu (Inhu) menggelar monitoring

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:29

    Sopir Truk di Palembang Tewas Dikeroyok Gara-Gara Tegur Pengendara Serobot Antrean Solar di SPBU

    Niat hati menegur pengendara yang menyerobot antrean pengisian bahan bakar mininya di SPBU, seorang sopir truk, YF (33), tewas di keroyok. Polisi masih mengejar tujuh pelaku yang terlibat.Korban awaln

  • Rabu, 03 Jun 2026 15:09

    Bisnis Emas Batangan Moncer, Pendapatan Hartadinata Abadi Melejit Tembus Rp20 Triliun

    PT Hartadinata Abadi Tbk. mencatatkan lonjakan kinerja pada kuartal I-2026 dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih signifikan. Hartadinata membukukan pendapatan sebesar Rp20 triliun pada kuartal

  • Rabu, 03 Jun 2026 14:46

    KSP Dudung Sebut Pencopotan Dadan Hindayana Diduga Terkait Jual Beli Titik SPPG

    Jakarta - Kepala Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap dugaan alasan pencopotan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, keputusan itu kemungkinan berkait

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.