- Home
- Internasional
- Mengetik Dua Kata Ini, Chankij Terancam Dipenjara 15 Tahun
Internasional
Mengetik Dua Kata Ini, Chankij Terancam Dipenjara 15 Tahun
Rabu, 11 Mei 2016 12:35
BANGKOK – Seorang perempuan di Thailand terancam dipenjara hingga 15 tahun karena mengetik kata 'ja' dan 'hur' di media sosial Facebook.
Patnaree Chankij telah dilepaskan dengan membayar jaminan (tapi ia tetap harus menjalani persidangan) setelah ia ditahan berdasarkan hukum lese-majeste yang berlaku di Thailand.
Hukum lese-majeste di Thailand sendiri dasarnya adalah pelarangan untuk mengkritisi kaum monarki di Negeri Gajah Putih. Namun, secara prakteknya banyak yang melihat hukum ini diimplementasikan oleh junta militer disana dengan keras.
Bangkok Post mewartakan junta militer di Thailand yang dikenal Dewan Nasional untuk Kedamaian dan Ketertiban menyatakan mereka mempunyai bukti bahwa Chankij telah melanggar hukum lese-majeste.
Sebagaimana dilansir dari Independet, Rabu (11/5/2016) Chankij menuliskan kata 'ja' dan 'hur' yang disamakan dengan kata 'ya' dan juga emoticon menghela napas pada sebuah pesan di Facebook yang membahas mengenai keluarga kerajaan Thailand.
Pesan tersebut disadap oleh Divisi Pemberantasan Kejahatan Teknologi di Thailand dan langsung melaporkan hasil screen capture pesan antara Chankij dengan tersangka lain Burin Intin (28) yang juga ikut ditahan.
Isi lengkap dari pesan tersebut tidak dirilis oleh pihak berwenang Thailand karena mereka klaim untuk menghindari penghinaan itu diucapkan kembali. Pengacara dari Chankij, Anon Numpa, menyatakan bahwa otoritas mendakwa Chankij karena diklaim ikut berpartisipasi dalam pesan yang dianggap menghina keluarga kerajaan dengan menulis dua kata tersebut (okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener