Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Apakah Campak pada Orang Dewasa Menular? Ini Penjelasan Medisnya

Kesehatan

Apakah Campak pada Orang Dewasa Menular? Ini Penjelasan Medisnya

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 07 Mar 2026 14:06
(FotoOkezone.com)
JAKARTA - Penyakit Campak sering dianggap sebagai penyakit yang hanya dialami anak-anak. Namun kenyataannya, orang dewasa juga bisa terinfeksi virus ini, terutama jika belum mendapatkan vaksinasi lengkap atau memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Bahkan, pada beberapa kasus, campak yang menyerang orang dewasa dapat menimbulkan gejala yang lebih berat dibandingkan pada anak-anak. Selain menyebabkan rasa tidak nyaman, penyakit ini juga berpotensi menimbulkan komplikasi serius seperti infeksi paru-paru atau gangguan pada sistem saraf.

Apa Itu Campak?
Campak atau measles merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus. Infeksi ini umumnya menyerang saluran pernapasan sebelum menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah.

Penularan terjadi melalui percikan droplet di udara, misalnya ketika penderita batuk, bersin, atau berbicara. Virus campak dikenal sangat mudah menular dan bahkan dapat bertahan di udara maupun di permukaan benda selama beberapa jam. Karena itu, risiko penularan cukup tinggi, terutama di tempat yang padat atau memiliki ventilasi buruk.

Penyebab Campak pada Orang Dewasa
Penyebab utama campak adalah infeksi virus yang masuk ke tubuh melalui saluran pernapasan, seperti hidung dan mulut, atau melalui mata. Setelah masuk, virus akan berkembang di paru-paru dan menyerang sel-sel sistem kekebalan tubuh.

Sel yang telah terinfeksi kemudian bergerak menuju kelenjar getah bening sebelum akhirnya menyebar ke seluruh tubuh melalui aliran darah. Virus tersebut dapat menjangkau berbagai organ, termasuk kulit, hati, limpa, hingga sistem saraf.

Pada kulit, infeksi virus menyebabkan peradangan pada pembuluh darah kecil sehingga muncul ruam merah khas campak. Biasanya, gejala mulai muncul sekitar 10 hingga 14 hari setelah seseorang terpapar virus.

Faktor Risiko Campak pada Orang Dewasa
Beberapa kondisi dapat meningkatkan kemungkinan seseorang terkena campak, di antaranya:

-Belum mendapatkan vaksinasi MMR vaccine (Measles, Mumps, Rubella) secara lengkap sejak kecil.
-Sistem kekebalan tubuh yang menurun akibat stres, kurang tidur, kelelahan, atau penyakit tertentu.
-Kontak langsung dengan penderita campak dalam jarak dekat.
-Bepergian ke wilayah yang memiliki angka kasus campak tinggi.

Gejala Campak pada Orang Dewasa
Gejala campak biasanya muncul secara bertahap sekitar 10 hingga 14 hari setelah infeksi. Beberapa tanda yang sering dialami antara lain:

-Demam tinggi yang berlangsung beberapa hari
-Batuk, pilek, dan sakit tenggorokan
-Mata merah dan sensitif terhadap cahaya
-Munculnya bercak putih kecil di dalam mulut yang dikenal sebagai bercak Koplik
-Ruam merah yang biasanya muncul di wajah dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh

Mengingat campak merupakan penyakit yang sangat menular, penting bagi masyarakat untuk melakukan pencegahan melalui vaksinasi serta menjaga daya tahan tubuh agar terhindar dari infeksi.

Sumber: (Okezone.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.