Sabtu, 30 Mei 2026

Kesehatan

Kenapa Mudah Mengantuk Saat Puasa?

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 07 Mar 2026 15:20
(FotoOkezone.com)
JAKARTA - Rasa kantuk sering muncul saat menjalani puasa di bulan Ramadan. Kondisi ini cukup umum terjadi karena tubuh mengalami perubahan pola makan, jam tidur, dan metabolisme selama berpuasa.

Meski tergolong wajar, rasa kantuk berlebihan sebenarnya bisa dikurangi jika pola makan dan pola istirahat dijaga dengan baik. Beberapa faktor seperti lonjakan gula darah, kurangnya asupan energi, hingga kualitas tidur yang buruk dapat memicu tubuh terasa lebih lemas dan mengantuk sepanjang hari.

Berikut beberapa penyebab umum mengapa seseorang mudah mengantuk saat berpuasa.

1. Terlalu Kenyang Saat Sahur
Banyak orang mengira makan dalam jumlah besar saat sahur akan membuat tubuh lebih kuat menahan lapar. Padahal, beberapa jenis makanan memiliki indeks glikemik tinggi yang cepat diubah menjadi gula dalam darah.

Ketika kadar gula darah naik terlalu cepat, tubuh akan merespons dengan memproduksi hormon Insulin dalam jumlah besar. Setelah itu, gula darah bisa turun dengan cepat sehingga memicu rasa lemas dan kantuk di siang hari.

2. Tidak Sahur
Melewatkan sahur juga menjadi salah satu penyebab utama tubuh terasa lemas saat puasa. Tanpa sahur, tubuh tidak memiliki cadangan energi yang cukup untuk beraktivitas sepanjang hari.

Akibatnya, tubuh lebih cepat kehabisan energi sehingga rasa mengantuk muncul lebih awal. Karena itu, sahur sebaiknya tetap dilakukan dengan menu yang seimbang, seperti makanan tinggi serat dan protein agar energi bertahan lebih lama.

3. Terlalu Banyak Tidur
Sebagian orang mengira memperbanyak tidur saat puasa bisa menghemat energi. Namun, tidur terlalu lama justru dapat membuat tubuh terasa lebih lemas dan tidak bertenaga.
Tidur siang sebenarnya boleh dilakukan, terutama jika waktu tidur malam berkurang karena bangun sahur. Namun disarankan cukup melakukan power nap selama 10â€"15 menit agar tubuh kembali segar tanpa membuat tubuh terasa berat.

4. Kurang Tidur dan Kelelahan
Perubahan jadwal tidur selama Ramadan juga dapat memicu rasa kantuk. Bangun lebih awal untuk sahur sering membuat waktu tidur malam berkurang.

Jika kondisi ini terjadi terus-menerus tanpa diimbangi dengan waktu istirahat yang cukup, tubuh akan mengalami kelelahan sehingga rasa kantuk lebih mudah muncul saat beraktivitas di siang hari.

Karena itu, menjaga kualitas tidur tetap penting selama Ramadan, misalnya dengan tidur lebih awal atau menyempatkan tidur siang singkat.

Sumber: (Okezone.com)

kesehatan
Berita Terkait
  • Kamis, 28 Mei 2026 17:08

    PDPI Sumbar dan Dinkes Sumbar Satukan Langkah Perkuat Program Eliminasi TB di Sumatera Barat

    PADANG-Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Sumatera Barat dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat memperkuat sinergi dalam upaya percepatan eliminasi Tuberkulosis (TB) tahun 2030 melal

  • Jumat, 15 Mei 2026 08:55

    PDPI Pusat Gandeng Pemprov Sumbar, Targetkan 1. 800 Dokter Paru se-Indonesia ke Ranah Minang

    Padang-Audiensi dan silaturahmi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dilakukan oleh Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Barat, Rabu (14/5/2026

  • Jumat, 15 Mei 2026 05:34

    Wamenkes Kunjungi Unand Penanganan TBC Harus Tuntas

    PADANG-Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Barat pada 12"13 Mei 2026 dengan fokus penguatan program kesehatan nasional, khususnya percepatan eliminasi tube

  • Rabu, 18 Mar 2026 15:17

    Libur Lebaran 2026 Mulai WFA, Gimana Pelayanan RS Saat Darurat?

    JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh rumah sakit vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap beroperasi penuh untuk melayani tindakan gawat

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:04

    Jangan Sampai Salah Pakai Bantal Leher saat Mudik, Ini Tips ala Menkes Budi

    JAKARTA - Menggunakan bantal leher saat perjalanan jauh diminati masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran 2026. Bantal ini bisa menjadi penyangga kepala, terutama saat hendak beristirahat di dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.