Sabtu, 01 Agu 2026
  • Home
  • Lifestyle
  • Turunkan Risiko Depresi dengan Duduk Santai 15 Menit di Alam

Lifestyle

Turunkan Risiko Depresi dengan Duduk Santai 15 Menit di Alam

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 09 Agu 2025 11:04
Berita satu.com
Risiko depresi ternyata bisa ditekan hanya dengan kebiasaan sederhana yakni  duduk santai di alam selama 15 menit setiap hari. Penelitian yang menganalisis hampir 450 studi menemukan bahwa waktu singkat di ruang terbuka hijau cukup untuk menurunkan risiko depresi, mengurangi kecemasan, dan mengatasi rasa lelah.

Temuan ini datang dari tim peneliti Stanford University yang menyoroti bahwa aktivitas fisik di alam tidak selalu lebih efektif untuk kesehatan mental dibanding sekadar duduk santai. 

“Temuan kami menegaskan bahwa paparan singkat ke alam tetap memberikan manfaat besar bagi kesehatan mental,” kata Profesor Yingjie Li, penulis utama studi ini dikutip Dailymail, Sabtu (9/8/2025). 

Menariknya, duduk santai di alam memberikan dorongan suasana hati yang lebih besar ketimbang berolahraga di luar, setidaknya untuk aspek kesehatan mental. Bahkan, jika memiliki waktu lebih dari 45 menit sehari, manfaatnya bertambah, termasuk penurunan stres yang signifikan dan rasa segar yang lebih tinggi.

Studi ini juga menemukan bahwa anak muda merasakan manfaat lebih besar dibanding populasi umum. Hal ini menjadi penting mengingat sebagian besar gangguan mental muncul sebelum usia 25 tahun. Data terbaru menunjukkan jumlah orang yang mencari bantuan untuk masalah mental melonjak 40% sejak sebelum pandemi, mencapai hampir 4 juta orang. 

Diperkirakan satu dari enam orang dewasa akan mengalami depresi seumur hidupnya. Beberapa tanda depresi menurut NHS antara lain suasana hati rendah secara terus-menerus, kehilangan minat atau kesenangan dalam aktivitas, rasa tidak berharga atau rendah diri, kecemasan berlebihan, serta pikiran untuk mengakhiri hidup. 

Gejala fisik juga bisa muncul, seperti perubahan nafsu makan, sembelit, kelelahan, menurunnya gairah seksual, dan gangguan tidur.

Hampir seperempat anak di Inggris kini berisiko mengalami gangguan mental, dan angka ini diprediksi bertambah seiring proyeksi bahwa 70% populasi dunia akan tinggal di kota pada 2050. Para peneliti menyarankan solusi praktis seperti membangun taman kecil (pocket park), menanam pohon di jalan, dan menyediakan lebih banyak ruang hijau di lingkungan perkotaan.

“Memasukkan waktu singkat di alam ke rutinitas harian bisa jadi intervensi yang efektif,” ujar tim peneliti. 

Pejabat kesehatan menilai kenaikan angka kecemasan dan risiko depresi juga dipicu oleh kesadaran yang lebih besar terhadap isu kesehatan mental, ditambah tekanan ekonomi, termasuk sulitnya mencari pekerjaan bagi anak muda. Di Inggris, jumlah penduduk usia 18-24 tahun yang tidak bekerja karena masalah kesehatan lebih dari dua kali lipat dibanding satu dekade lalu.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Lifestyle
Berita Terkait
  • Jumat, 31 Jul 2026 16:52

    Perbatasan Ceuta Jebol, Spanyol Kerahkan Pasukan Militer

    JAKARTA - Ribuan migran terpantau memasuki wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, Ceuta. Massa yang terdiri dari pria muda, wanita, dan anak-anak ini berhasil melewati perbatasan laut maupun darat d

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:51

    Kemhan Matangkan Rencana Gelombang Kedua Diklat SPPI

    JAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) tengah menyiapkan pelaksanaan gelombang kedua Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Sekretaris Jenderal Kementerian

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:33

    Bupati Herman Ajak KKSS, IWSS dan IPSS Inhil Perkuat Sinergi Bangun Daerah Usai Pelantikan Pengurus Baru

    INDRAGIRI HILIR-Kepengurusan Badan Pengurus Daerah (BPD) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS), dan Ikatan Pemuda Sulawesi Selatan (IPSS) Kabupaten Indragir

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:31

    Ikhlas, Keluarga Minta Penyelidikan Kematian Pria di Pekanbaru Dihentikan

    PEKANBARU-Penyelidikan Kasus Willy, pria yang ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di jalan Achmad Yani, Pekanbaru akhirnya dihentikan pihak kepolisian. Penghentian ini merupakan permintaan dari

  • Jumat, 31 Jul 2026 16:29

    Pemerintah Kuansing Sampaikan Jawaban Terkait Pandangan Umum Fraksi

    TELUKKUANTAN-Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi yang diwakili Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, Drs. Muradi, M.Si menyampaian Jawaban Pemerintah atas Pandangan U

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki