Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Anggota Satgas Yonif Raider Khusus 136/TS Berikan Layanan Kesehatan di Tenda Pengungsian

Nusantara

Anggota Satgas Yonif Raider Khusus 136/TS Berikan Layanan Kesehatan di Tenda Pengungsian

Kamis, 21 Nov 2019 21:24
(Foto:Satgas Yonif Raider Khusus 136/TS)
MALUKU-Pasca gempa berkekuatan 6.8 skala richter yang mengguncang Kota Ambon beberapa waktu lalu, para pengungsi masih terlihat di tenda-tenda yang terletak di komplek ketinggian Hatalesi, Komplek Mangga dan Matiwa, Desa Morella, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah.

Mayoritas diantara para pengungsi tersebut adalah anak-anak, ibu-ibu dan lansia yang tak luput dari ancaman penyakit dan terluka akibat guncangan gempa.

Untuk mencegah hal itu, anggota kesehatan Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Ops Pamrahwan) Maluku Yonif Raider Khusus 136/TS dibawah pimpinan Letkol Inf Hasbul Hasyiek Lubis sebagai Dansatgas selalu memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang hingga hari ini masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.

Komandan Pos Morela Letda Inf Panca, Kamis (21/11/2019) mengungkapkan bahwa keseluruhan warga yang mengungsi di beberapa tenda berasal dari Desa Morela yang merupakan desa binaan satgas. "Secara moral, kami memiliki tanggung jawab atas kesehatan dan keselamatan mereka," ucapnya.

Lebih lanjut Letda Inf Panca mengatakan bahwa untuk mengantisipasi terserangnya penyakit, setiap hari anggota kesehatan Pos Morela SSK I Satgas Yonif Raider Khusus 136/TS melaksanakan anjangsana ke tenda-tenda pengungsian sekaligus memberikan pelayanan kesehatan, baik melalui pemeriksaan rutin maupun pengobatan bagi warga yang menderita sakit atau terluka.

"Selain memberikan pelayanan kesehatan, Personel Kesehatan Satgas Yonif Raider Khusus 136/TS selalu berpesan kepada warga agar menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tenda pengungsian, yaitu dengan cara membakar atau menguburkan sampah organik maupun non organik dan selalu menggunakan toilet yang sudah disediakan," tuturnya.

Menurut Komandan Pos Morela, hingga hari ini tidak ada warga yang menderita sakit serius ataupun terluka parah. "Tercatat hingga saat ini penyakit yang diderita warga hanya berupa demam, batuk, gatal-gatal dan hipertensi akibat trauma terjadinya gempa yang diderita oleh kaum ibu," katanya (rls/jon)

 
Nusantara
Berita Terkait
  • Minggu, 01 Feb 2026 19:05

    Verifikasi Rumah Bupati Tapteng Berujung Pengeroyokan, Polisi Selidiki Pasal 170 KUHP

    Tapanuli Tengah-Upaya verifikasi informasi mengenai status rumah yang ditempati Bupati Tapanuli Tengah berujung dugaan pengeroyokan terhadap seorang wartawan.Peristiwa tersebut kini dit

  • Minggu, 01 Feb 2026 19:00

    Kadiv Humas Polri: Peran Wartawan Krusial bagi Demokrasi dan Keutuhan NKRI

    Bogor-Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa wartawan memiliki peran krusial dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus keutuhan Negara Kesatuan Repub

  • Rabu, 28 Jan 2026 10:06

    Capaian UHC Lampaui 100 Persen, Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan Kategori Madya

    JAKARTA â€" Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Pengharga

  • Kamis, 22 Jan 2026 18:25

    Pengurus PWI DIY 2025–2030 Dilantik di Hadapan Sri Sultan HB X, Tegaskan Etika Pers di Era Viralitas

    Yogyakarta- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masa bakti 2025â€"2030 resmi dilantik dan dikukuhkan di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Kamis (22/1/20

  • Senin, 10 Nov 2025 19:15

    Panglima TNI Hadiri Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden RI

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Ja

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.