Kamis, 25 Jun 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Menko Polhukam Tegaskan China Tak Punya Dasar Hukum Mengklaim Laut Natuna

Nusantara

Menko Polhukam Tegaskan China Tak Punya Dasar Hukum Mengklaim Laut Natuna

admin
Minggu, 05 Jan 2020 16:36
(Foto: okezone.com)
KOTA MALANG - Masuknya kapal-kapal asal China di Laut Natuna disebut Menko Polhukam RI Mahfud MD sebagai bentuk pelanggaran kedaulatan. Menurut Mahfud, status Laut Natuna yang menjadi bagian dari wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah diatur dalam kesepakatan hukum laut internasional.

"Perairan itu tidak ada konflik, sepenuhnya milik Indonesia berdasarkan konvensi internasional UNCLOS (United National Convention on The Law of the Sea) Tahun 1982 yang menyatakan Natuna yang sekarang batasnya dilanggar adalah merupakan zona ekonomi eksklusif Indonesia, berdasarkan keputusan UNCLOS Tahun 1982. UNCLOS 1982 itu hukum laut internasional yang dibuat PBB," kata pria asal Sampang, Madura ini, usai mengisi orasi ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-57 Universitas Brawijaya Malang, Minggu (5/1/2020).


Mahfud menyebut China mengklaim atas wilayah Laut Natuna berdasarkan sembilan garis putus-putus yang tidak bisa dijadikan dasar hukum. "Jadi China itu membuat teori sendiri sembilan garis putus-putus nenek moyangnya dari lahir sudah berlayar ke sini (Laut Natuna)," ucap Mahfud MD.

Dasar teori tersebut dipertanyakan Mahfud, karena jika hanya berdasarkan pada nenek moyang yang pernah berlayar ke suatu daerah, nenek moyang Indonesia bahkan pernah melakukannya hingga ke Madagaskar.

"RRC mengatakan, ‘Itu hak tradisional kami, sejak lama nelayan kami ke situ.’ Apa dasarnya itu? Kita juga bisa mengatakan nenek moyang kita pernah ke Madagaskar, dulu zaman Majapahit, tapi kan tidak boleh ya kan," ucapnya.

Sebagai informasi, suhu di Laut Natuna sedang 'hangat', setelah kapal - kapal nelayan asal China memasuki Laut Natuna dengan pengawalan kapal penjaga pantai dan kapal Angkatan Laut China jenis fregat. Kapal - kapal asal China tersebut terdeteksi Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) memasuki wilayah Indonesia sejak 10 Desember 2019.

Puncaknya pada 23 Desember 2019 lalu puluhan kapal - kapal nelayan China yang dikawal kapal penjaga pantai dan kapal Angkatan Laut China kembali memasuki wilayah Laut Natuna tanpa izin.

Suasana di Laut Natuna memanas setelah kapal-kapal nelayan asal China memasuki Laut Natuna dengan pengawalan kapal penjaga pantai dan kapal Angkatan Laut China jenis Fregat. Kapal-kapal asal China tersebut terdeteksi Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla) memasuki wilayah Indonesia sejak 10 Desember 2019.

Puncaknya pada 23 Desember 2019, puluhan kapal-kapal nelayan China yang dikawal kapal penjaga pantai dan kapal Angkatan Laut China kembali memasuki wilayah Laut Natuna tanpa izin.

(***)

sumber Okezone.com
NatunaNusantara
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 18:35

    Dandim 1710/Mimika Ajak Warga Jaga Persaudaraan dalam Prosesi Perdamaian Perang Suku di Kwamki Narama

    Mimika-Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, hadir dan mengawal langsung prosesi perdamaian perang suku yang berlangsung di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Rabu (24/6/2026). Kehadiran Dandi

  • Rabu, 24 Jun 2026 17:36

    Kodim 1714/PJ dan Polri Berikan Dukungan Penuh Bersama Pemda Kab. Puncak Jaya Dalam Penyerahan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2024

    Puncak Jaya-Bertempat di Lapangan Alun-Alun Roh Kudus, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, telah dilaksanakan kegiatan Pembagian dan Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengang

  • Minggu, 21 Jun 2026 16:49

    Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat

    Mulia-Kodim 1714/Puncak Jaya menggelar kegiatan Nonton Bersama (Nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 bersama masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, pada  Minggu (21/06/2026). Kegiatan ini diselenggara

  • Selasa, 16 Jun 2026 11:25

    Harumkan Nama Bangsa, Prajurit TNI AD Raih Magister dan Jadi Prajurit TNI Pertama di Lemhannas Yordania

    Jakarta-Prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit TNI Angkatan Darat di kancah internasional. Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, S.I.P., M.Si., menjadi prajurit TNI pertama yang berhasil men

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:32

    Nobar Piala Dunia dan Makan Bersama, Koramil 1710-02/Timika Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

    Mimika-Koramil 1710-02/Timika menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Aula Makoramil 1710-02/Timika, Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Mimika, Minggu (14/

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.