Sabtu, 09 Mei 2026
  • Home
  • Nusantara
  • Panglima TNI : Pentingnya Menjaga Stabilitas Keamanan

Nusantara

Panglima TNI : Pentingnya Menjaga Stabilitas Keamanan

Kamis, 14 Nov 2019 22:50
(Foto: Puspen TNI)
JAWA BARAT-  Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. sebagai narasumber pada acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di Sentul International Convention Centre (SICC), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu malam (13/11/2019).

Di hadapan sekitar 2.693 peserta Rakornas Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda, mulai dari Pangdam, Danrem, Dandim, Kapolda, Kapolres, Kajari dan Kajati se-Indonesia, Panglima TNI menyampaikan tentang pentingnya menjaga stabilitas keamanan agar tetap terjaga dengan baik.
Berbicara masalah stabilitas keamanan tentunya kita berbicara soal tren aspek ancaman, dimana ancaman saat ini dengan berkembangnya revolusi industri 4.0 begitu mudah," kata Panglima TNI.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, sifat ancaman di era revolusi industri 4.0 ada tiga. Pertama adalah Eskalatif yaitu tiba-tiba muncul menjadi ancaman yang begitu besar.  Kedua adalah Mixed, bergabung kadang-kadang menjadi dua dan tiga.  Ketiga adalah dalam tempo yang singkat.  "Kita tidak membayangkan apa yang terjadi, tiba-tiba di Medan terjadi bom bunuh diri," ucapnya.

Panglima TNI juga mengungkapkan bahwa ketika tahun 2019, stabilitas keamanan di Ibukota Jakarta sedang terganggu karena adanya aksi unjuk rasa atau demonstrasi, tiba-tiba Papua bergejolak sedangkan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih berjalan. "Jadi ada tiga bentuk ancaman yang saat itu harus diselesaikan bersama-sama. Artinya apa, ancaman itu pola bercampur-campur dan dalam tempo yang cepat," ujarnya.

Untuk menjaga stabilitas keamanan dari ancaman tersebut kuncinya adalah kerja sama yaitu sinergitas TNI dan Polri termasuk dengan Pemerintah Daerah. "Kalau stabilitas keamanan terjaga, pembangunan di wilayah akan dapat dilaksanakan dengan baik," tegasnya.

Selanjutnya Panglima TNI menyampaikan bahwa dengan adanya tren ancaman maka diperlukan satu organisasi yang adaftif dan TNI baru saja meresmikan organisasi baru yaitu Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) yang isinya terdiri dari tiga matra. "Kogabwilhan I berkedudukan di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau; Kogabwilhan II di Balikpapan; dan Kogabwilhan III di Biak, Papua," ucapnya.

"Dulu apabila ada krisis atau masalah, maka TNI membentuk komando bentukan yang saat ini sifatnya permanen, sehingga apabila ada ancaman dimana saja, Panglima langsung bisa bertindak dalam melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP)," tutup Panglima TNI (rls/jon)

             

Nusantara
Berita Terkait
  • Minggu, 01 Feb 2026 19:05

    Verifikasi Rumah Bupati Tapteng Berujung Pengeroyokan, Polisi Selidiki Pasal 170 KUHP

    Tapanuli Tengah-Upaya verifikasi informasi mengenai status rumah yang ditempati Bupati Tapanuli Tengah berujung dugaan pengeroyokan terhadap seorang wartawan.Peristiwa tersebut kini dit

  • Minggu, 01 Feb 2026 19:00

    Kadiv Humas Polri: Peran Wartawan Krusial bagi Demokrasi dan Keutuhan NKRI

    Bogor-Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa wartawan memiliki peran krusial dalam menjaga kualitas demokrasi sekaligus keutuhan Negara Kesatuan Repub

  • Rabu, 28 Jan 2026 10:06

    Capaian UHC Lampaui 100 Persen, Pemkot Pekanbaru Raih Penghargaan Kategori Madya

    JAKARTA â€" Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Pengharga

  • Kamis, 22 Jan 2026 18:25

    Pengurus PWI DIY 2025–2030 Dilantik di Hadapan Sri Sultan HB X, Tegaskan Etika Pers di Era Viralitas

    Yogyakarta- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masa bakti 2025â€"2030 resmi dilantik dan dikukuhkan di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Kamis (22/1/20

  • Senin, 10 Nov 2025 19:15

    Panglima TNI Hadiri Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden RI

    Jakarta-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri upacara penganugerahan gelar Pahlawan Nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Ja

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.