Minggu, 10 Mei 2026

Kampus

Daftar Negara Terbaik untuk Lakukan Short Course

Sabtu, 31 Des 2016 11:44
Istimewa

JAKARTA-Mobilitas akademis menjadi bagian yang tak terpisahkan dari proses pembelajaran mahasiswa di kampus. Tak heran, banyak mahasiswa mencari kesempatan short course ke luar negeri demi mendapat pengalaman di tingkat internasional.

Berbagai kampus di dunia pun rajin membuka program short course atau exchange (pertukaran) bagi mahasiswa asing. Dilansir dari Top Universities, berikut ini negara-negara yang bisa dipilih.

Amerika Serikat (AS)

Kesempatan mengikuti pertukaran pelajar atau short course di AS sangat terbuka. Profesor di University of Pittsburgh (Pennsylvania) misalnya, selalu antusias ketika berbagi pengetahuan kepada mahasiswa internasional, terutama membahas soal kedokteran dan teknik.

Jerman

Jerman selalu menyambut mahasiswa asing yang ingin belajar di kampusnya. Salah satu universitas yang menawarkan program pertukaran, yakni Otto-von-Guericke University. Meski baru berdiri pada 1993, kampus ini sudah memiliki reputasi dan merupakan salah satu perguruan tinggi yang paling progresif.

Lithuania

Beberapa kampus besar di sana, yakni Vilnius University, Vytautas Magnus University, dan Vilnius Gediminas Technical University menjadi rumah bagi mahasiswa internasional yang ingin menjalani short course. Kampus-kampus tersebut juga punya keunggulan masing-masing yang bisa menjadi pilihan bagi pelajar.

Slovakia

Kampus yang pas untuk program singkat di Slovakia, yakni Comenius University. Berdiri hampir 100 tahun, kampus ini menawarkan program yang efektif bagi mahasiswanya.

Slovenia

Salah satu kampus di Slovenia, yakni University of Ljubljana memiliki hampir 64 ribu mahasiswa. Kampus ini memiliki 22 departemen, tiga akademi seni, dan 3.500 profesor dan asisten. University of Ljubljana juga memiliki anggaran sekira 300 juta euro untuk mempertahankan kualitas pendidikannya.(okezone.com)

Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:41

    23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan

    Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:36

    PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia

    BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:29

    Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban

    KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:20

    Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis

    Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:14

    DKI Jakarta Intensifkan Pengerukan Lumpur untuk Tingkatkan Daya Tampung Air dan Antisipasi Banjir

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan pengerukan lumpur dan pengurasan sedimen di berbagai badan air. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan daya tampung air dan menjadi bagian penting dari

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.