- Home
- Pendidikan
- Raih IPK Tertinggi Berkat Nonton Drama Jepang
Pendidikan
Raih IPK Tertinggi Berkat Nonton Drama Jepang
Jumat, 16 Des 2016 10:39
JAKARTA - Ketertarikan terhadap segala hal yang berbau Jepang telah dilakoni Ronintya Ikaputeri sejak masih duduk di bangku SMA. Alhasil, begitu kuliah, gadis yang akrab disapa Puteri itu memutuskan untuk masuk ke Jurusan Sastra Jepang Universitas Airlangga (Unair).
Siapa sangka, berkat kuliah sesuai passion, Puteri berhasil meraih IPK 3,89 dan mendapat predikat sebagai wisudawan terbaik. Padahal, dia sendiri mengaku termasuk mahasiswa yang menerapkan pola sistem kebut semalam (SKS) ketika belajar.
"Saya kalau belajar sering SKS, terus ya sering latihan kanji dan kalau grammar dengan sering membaca dan mengingat-ingat materinya, biar tidak gampang lupa," tuturnya, dikutip dari laman Unair, Jumat (16/12/2016).
Meski begitu, Puteri menceritakan punya kebiasaan yang cukup membantunya menguasai materi kuliah, yakni menonton drama Jepang. Drama tersebut, lanjut dia, membantunya dalam mendapat kosakata baru.
"Jadi kalau nonton drama jangan dilihat aktor gantengnya saja, tapi juga belajar pola-pola kalimat yang ada dalam percakapan drama. Terus kalo lihat siaran TV Jepang, kan suka ada tulisan Jepang-nya, jadi saya suka hafalan kanji dari situ," ujarnya.
Drama Jepang juga mampu memberi Puteri inspirasi saat menulis skripsi. Puteri mengungkapkan, awalnya kesulitan mencari objek penelitian. Ide justru muncul setelah dia menonton drama Jepang berjudul 'Dokushin Kizoku'.
"Setelah lihat sampai episode terakhir, saya sadar ternyata drama ini bisa jadi objek skripsi. Kebetulan juga nyambung dengan minat studi saya yaitu budaya," sebutnya.
Puteri kemudian mengulas fenomena Hikonka (orang yang tidak menikah) pada aktor dalam drama tersebut. Akhirnya, kerja kerasnya selama kuliah terbayar dengan predikat wisudawan terbaik untuk prosesi wisuda periode Desember 2016.
"Cita-cita saya bisa kerja yang berhubungan sama Jepang. Jadi guru bahasa Jepang atau bisa bekerja di perusahaan Jepang. Selain itu saya suka travelling, kalau sudah kerja ingin nabung agar bisa keliling luar negeri," tutupnya. (okezone.com)
Pendidikan
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit