Minggu, 10 Mei 2026

Pendidikan

Raih IPK Tertinggi Berkat Nonton Drama Jepang

Jumat, 16 Des 2016 10:39
Dok. Unair
Ronintya Ikaputeri.


JAKARTA - Ketertarikan terhadap segala hal yang berbau Jepang telah dilakoni Ronintya Ikaputeri sejak masih duduk di bangku SMA. Alhasil, begitu kuliah, gadis yang akrab disapa Puteri itu memutuskan untuk masuk ke Jurusan Sastra Jepang Universitas Airlangga (Unair).

Siapa sangka, berkat kuliah sesuai passion, Puteri berhasil meraih IPK 3,89 dan mendapat predikat sebagai wisudawan terbaik. Padahal, dia sendiri mengaku termasuk mahasiswa yang menerapkan pola sistem kebut semalam (SKS) ketika belajar.

"Saya kalau belajar sering SKS, terus ya sering latihan kanji dan kalau grammar dengan sering membaca dan mengingat-ingat materinya, biar tidak gampang lupa," tuturnya, dikutip dari laman Unair, Jumat (16/12/2016).

Meski begitu, Puteri menceritakan punya kebiasaan yang cukup membantunya menguasai materi kuliah, yakni menonton drama Jepang. Drama tersebut, lanjut dia, membantunya dalam mendapat kosakata baru.

"Jadi kalau nonton drama jangan dilihat aktor gantengnya saja, tapi juga belajar pola-pola kalimat yang ada dalam percakapan drama. Terus kalo lihat siaran TV Jepang, kan suka ada tulisan Jepang-nya, jadi saya suka hafalan kanji dari situ," ujarnya.

Drama Jepang juga mampu memberi Puteri inspirasi saat menulis skripsi. Puteri mengungkapkan, awalnya kesulitan mencari objek penelitian. Ide justru muncul setelah dia menonton drama Jepang berjudul 'Dokushin Kizoku'.

"Setelah lihat sampai episode terakhir, saya sadar ternyata drama ini bisa jadi objek skripsi. Kebetulan juga nyambung dengan minat studi saya yaitu budaya," sebutnya.

Puteri kemudian mengulas fenomena Hikonka (orang yang tidak menikah) pada aktor dalam drama tersebut. Akhirnya, kerja kerasnya selama kuliah terbayar dengan predikat wisudawan terbaik untuk prosesi wisuda periode Desember 2016.

"Cita-cita saya bisa kerja yang berhubungan sama Jepang. Jadi guru bahasa Jepang atau bisa bekerja di perusahaan Jepang. Selain itu saya suka travelling, kalau sudah kerja ingin nabung agar bisa keliling luar negeri," tutupnya. (okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:41

    23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan

    Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:36

    PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia

    BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:29

    Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban

    KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:20

    Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis

    Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:14

    DKI Jakarta Intensifkan Pengerukan Lumpur untuk Tingkatkan Daya Tampung Air dan Antisipasi Banjir

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan pengerukan lumpur dan pengurasan sedimen di berbagai badan air. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan daya tampung air dan menjadi bagian penting dari

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.