Minggu, 10 Mei 2026

Pendidikan

Tingkat Pendidikan Indonesia Capai Target Pada 2030

Rabu, 07 Des 2016 15:11
Okezone.com
JAKARTA-Berdasarkan capaian Programme for International Student Assessment (PISA) teranyar, skor rata-rata siswa Indonesia berusia 15 tahun masih di bawah rata-rata dari Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Kendati demikian, dalam survei ini Indonesia menjadi salah satu negara yang mengalami peningkatan cukup pesat dibandingkan puluhan negara lainnya.

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Balitbang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Nizam menjelaskan, jika peningkatan terus dipertahankan, maka pada 2030 capaian pendidikan Indonesia akan sama dengan OECD. Hal ini didukung dengan peningkatan mutu pendidikan melalui berbagai upaya.

"Sejak lima kali mengikuti PISA, Indonesia mengalami peningkatan signifikan, tetapi rata-ratanya masih di bawah OECD. 2030 titik puncak bonus demografi. Artinya kita on the right track dalam meningkatkan pendidikan," ujarnya dalan konferensi pers hasil PISA di Kemdikbud, Jakarta, belum lama ini.

Nizam memaparkan, capaian tertinggi terdapat pada bidang sains. Bidang matematika juga mengalami peningkatan, sedangkan kemampuan membaca belum menunjukkan banyak progres.

"Tetapi di samping rata-rata kita juga perlu melihat median yang meningkat. Artinya, ekspansi wajib belajar sembilan tahun terangkat lebih cepat," sebutnya.

Sementara Kepala Balitbang Kemdikbud, Totok Suprayitno mengungkapkan, ada perbedaan sampel antara Indonesia dengan negara lainnya yang mempengaruhi hasil PISA. Di negara lain, lanjut Totok, siswa usia 15 tahun sudah berada di jenjang SMA. Sedangkan di Tanah Air sebagian besar masih duduk di bangku kelas IX SMP.

"PISA samplingnya yang diuji tidak berdasarkan jenjang, tapi usia. Di Indonesia, sebagian besar di kelas IX SMP, yaitu 54,51 persen. Yang kelas X SMA 45,49 persen. Beda di Singapura, misalnya 15 tahun sudah kelas XI atau XII SMA. Perbedaan jenjang SMP dan SMA ini cukup besar, di mana kompetensi anak beda jauh. Beda capaian kedua jenjang mencapai 6,1 poin," simpulnya. (okezone.com)
Pendidikan
Berita Terkait
  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:41

    23 Kasus Hantavirus Terdeteksi di Indonesia, Ini Gejala yang Dirasakan

    Pemerintah mencatat sebanyak 23 kasus Hantavirus jenis Seoul Virus ditemukan di Indonesia dalam tiga tahun terakhir. Seluruh pasien mengalami gejala Haemorrhagic Fever With Renal Syndrome (HFRS), sala

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:36

    PLN UP3 Tanjungpinang Salurkan Bantuan Napkah Dhuafa kepada 4 Lansia

    BENGKALIS - Penyaluran bantuan Program Napkah jaminan bahan pokok untuk para dhuafa diserahkan Asisten Manager Keuangan dan Umum Deni Irawan, Amil YBM PLN UP3 Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (K

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:29

    Diduga Terjatuh Bersama Motor, Pria 36 Tahun Ditemukan Tewas di Sungai Piamban

    KAMPAR KIRI HILIRâ€"Seorang pria bernama Jefri (36), warga Kelurahan Sungai Pagar, Kecamatan Kampar Kiri Hilir, Kabupaten Kampar ditemukan meninggal dunia di Sungai Piamban, Jumat (8/5/2026) sore.&nbs

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:20

    Tentara Israel Paksa Keluarga Palestina Bongkar Makam Anak Mereka karena Dekat Permukiman Zionis

    Tentara Israel dilaporkan memaksa sebuah keluarga Palestina membongkar kembali makam putra mereka dan memindahkan jenazahnya di wilayah Jenin, Jumat malam. Laporan tersebut disampaikan kantor berita r

  • Sabtu, 09 Mei 2026 16:14

    DKI Jakarta Intensifkan Pengerukan Lumpur untuk Tingkatkan Daya Tampung Air dan Antisipasi Banjir

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gencar melakukan pengerukan lumpur dan pengurasan sedimen di berbagai badan air. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan daya tampung air dan menjadi bagian penting dari

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.