BNPB: Korban Meninggal Banjir Bandang Sumbar Bertambah Jadi 50 orang
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 14 Mei 2024 08:52
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan jumlah korban meninggal dunia sebanyak 50 orang, 27 orang hilang, 37 orang luka-luka, serta 3.396 jiwa mengungsi. Rincian korban meninggal dunia di antaranya Kota Padang Panjang 2 orang, Kabupaten Agam 20 orang, Kabupaten Tanah Datar 19 orang, Kota Padang 1 orang, serta Kabupaten Padang Pariaman 8 orang.
"Datanya akan berkembang terus. Untuk membantu mencari (korban) yang masih hilang alat berat itu masuk harus secepat mungkin karena kan Basarnas punya golden time di 6x24 jam, kita akan tetap upayakan mencari sampai ketemu apabila ada pihak keluarga atau ahli waris yang minta tetap dicarikan ya kita harus cari," ujar Letjen. TNI Suharyanto, dalam keterangannya, Selasa (14/5/2024).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mendorong pencarian dan pertolongan korban jiwa terdampak banjir lahar dingin dan longsor, yang menerjang enam kabupaten dan kota di Sumbar.
Hal itu disampaikan Suharyanto saat hadir pada Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana Banjir Lahar Dingin dan Longsor, Senin (13/5). Suharyanto juga menyampaikan langkah penanganan darurat pada bencana tersebut, di antaranya pemulihan akses jalan darat dari daerah terdampak dengan alat berat, pembersihan material longsor, evakuasi korban, dan koordinasi dengan OPD terkait.
"Kita sepakat dan meyakinkan bahwa kebutuhan dasar masyarakat terdampak ini betul-betul harus dipenuhi dengan baik ketika dia korban, luka-luka, maupun yang sekarang mengungsi. kita pastikan dan tadi kita sudah berikan bantuan awal baik yang bersifat dana maupun barang kebutuhan sehari-hari dan ini akan dievaluasi terus menerus sesuai perkembangan," ujar Suharyanto.
Hingga Senin sore, pengiriman bantuan logistik dan evakuasi warga masih dilakukan. Kendati masih adanya tempat dan jalur yang masih tertutup dan terisolir, Suharyanto mengatakan pengiriman bantuan dilakukan menggunakan jalur udara maupun darat dengan memakai jembatan darurat.
Seusai rapat koordinasi, BNPB juga menyalurkan bantuan awal dana operasional berupa Dana Siap Pakai (DSP) kepada pemerintah daerah terdampak banjir lahar dengan jumlah total Rp 3,2 miliar. Selain itu BNPB juga menyerahkan bantuan logistik berupa tenda pengungsian, tenda keluarga, sembako, makanan siap saji, hygiene kit, terpal, selimut, kasur, pompa alpon, jendet light, lampu solar panel, toilet portable, gergaji pohon, dan perlengkapan kebersihan.
Pada kunjungan kerja hari kedua, Selasa (14/5) Kepala BNPB direncanakan akan bertolak ke daerah terdampak sekaligus melakukan tinjauan udara guna melihat dampak kerusakan akibat banjir lahar dan longsor yang terjadi. Adapun lokasi tinjauan di sejumlah titik di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar.
Sumber: detik.com
#banjirbandangagamsumbar
Rotasi Bumi Lebih Cepat pada Juli-Agustus 2025, Simak Penjelasannya
RIAUAKTUAL (RA) - Fenomena astronomi menarik diperkirakan akan terjadi pada pertengahan tahun ini. Para ilmuwan memprediksi bahwa rotasi Bumi akan sedikit lebih cepat pada Juli dan Agustus 2025, sehin
Masa Tanggap Darurat Bencana di Tanah Datar Sumbar Diperpanjang 14 Hari
SUMBAR-Pemerintah Kabupaten Tanah Datar memastikan akan memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir bandang. Perpanjangan tersebut diambil karena masih banyaknya korban yang belum ditemukan dan
10 Orang yang Dilaporkan Hilang Akibat Banjir Lahar Dingin Sumbar Masih Dicari Tim SAR Gabungan
JAKARTA-Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian orang hilang yang dilaporkan pasca bencana lahar dingin di Sumatera Barat. Hingga hari ke-13 Tim SAR Gabungan masih mencari sebanyak 10 orang.
PMI Kirim 10 Mobil Air Tangki Bersih untuk Bantu Korban Banjir Sumbar
JAKARTA-Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK), meninjau langsung lokasi bencana banjir bandang lahar dingin di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, S
Tangan Tersembul dari Balik Material Bajir Lahar Dingin, Tim SAR Temukan Mayat Pria di Agam
AGAM-Satu mayat korban lahar dingin Gunung Marapi di Jorong Galuang, Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam ditemukan sekitar Masjid Jami' Galapuang, mayat tersebut teridentifikasi bernama Amri Kot